BeritaPemerintahan

Antisipasi Dini! BPBD Sumenep Aktifkan Posko Siaga di Musim Hujan

261
Foto: Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sumenep, Ach. Laily Maulidy, @by_News9.id
Foto: Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sumenep, Ach. Laily Maulidy, @by_News9.id

SUMENEP, News9 – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah mendirikan Posko Siaga Darurat Bencana di sebelah timur Taman Potre Koneng, Kecamatan Kota Sumenep.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi bencana, terutama selama musim hujan.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sumenep, Ach. Laily Maulidy, menjelaskan posko itu rutin diaktifkan setiap musim hujan, mengingat tingginya risiko bencana seperti angin puting beliung, genangan air, dan bencana lainnya.

“Posko ini kami siapkan untuk mempermudah masyarakat melaporkan kejadian bencana. Petugas yang berjaga akan segera melakukan tindak lanjut terhadap laporan yang masuk,” ujar Laily, Kamis (9/1/2025).

Laily menambahkan, meski harapannya tidak ada bencana, kesiapsiagaan tetap menjadi prioritas.

Pada musim hujan kali ini, sejumlah kejadian seperti pohon tumbang, angin puting beliung, jebolnya tanggul Kali Patrian, dan meluapnya air sungai telah berdampak pada sekitar tujuh rumah warga serta lahan pertanian yang tergenang.

Untuk menangani situasi tersebut, BPBD bersama instansi terkait telah melakukan evakuasi, peninjauan lapangan, serta pemberian bantuan darurat seperti sembako, air bersih, dan dukungan bagi lahan pertanian terdampak.

“Syukur, sejauh ini dampaknya tidak terlalu signifikan. Meski begitu, kami tetap waspada karena puncak musim hujan diperkirakan terjadi pada pertengahan Januari, menurut prediksi BMKG,” jelas Laily.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Sumenep juga memaksimalkan layanan pengaduan melalui Call Center 112.

Layanan tersebut memastikan setiap laporan bencana dapat segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan instansi terkait, termasuk BPBD.

“Dengan kesiapsiagaan ini, diharapkan masyarakat tetap waspada namun tidak panik menghadapi potensi bencana di musim hujan,” turupnya. ***

Exit mobile version