BeritaPeristiwa

Atap Roboh, Siswa SDN Pangongsean 1 Sampang Belajar di Tempat Parkir

368
Foto: Kondisi atap gedung SDN Pangongsean 1 Sampang yang roboh dan proses KBM di tempat parkir. @by_News9.id
Foto: Kondisi atap gedung SDN Pangongsean 1 Sampang yang roboh dan proses KBM di tempat parkir. @by_News9.id

SAMPANG, News9 – Gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Pangongsean, Desa Pangongsean, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, rusak parah.

Pantauan dilokasi, 2 ruang kelas atapnya roboh. Sementara, 2 ruang kelas lainnya di sangga menggunakan bambu.

Hal itu, menyebabkan gedung tersebut tak bisa digunakan lagi, menyangkut keselamatan para peserta didik dan tenaga pendidik.

Pihak sekolah terpaksa memindahkan lokasi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) ke tempat parkir sekolah dan melaporkan serta mengusulkan untuk mendapatkan bantuan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) kepada Dinas Pendidikan setempat.

Mendapat laporan, Kepala Dinas Pendidikan Sampang Fadeli melalui Kabid Pembinaan SD Abdurrahman mengaku, pihaknya sudah mengusulkan agar sekolah tersebut menjadi calon penerima rehabilitasi dan pembangunan sarana dan prasarana dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) di tahun 2000 silam.

Namun terkendala keterbatasan anggaran di KemenPUPR. Sehingga, usulan tersebut gagal terealisasi.

Upaya ini tak berhenti disini, pihaknya tetap berupaya mengusulkan bantuan pembangunan gedung SD tersebut melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dari anggaran Pemerintah Pusat.

“Alhamdulillah, pada tahun 2025 ini, SDN Pangongsean 1 menjadi salah satu penerima bantuan rehab melalui dana DAK Pusat,” terang Rahman lega, Selasa (21/1/2025).

Rahman berharap, semoga pembangunan gedung ini dapat terealisasi agar fasilitas sarana dan prasarana lainnya di SD tersebut bisa segera bagus. Utamanya, KBM bisa berjalan dengan baik dan tenang.

Mendengar kabar baik ini, Kepala Sekolah SDN Pangongsean 1 Maskur Taufik mengucap terima kasih dan tak lupa memberikan apresiasi.

“Terima kasih buat Dinas Pendidikan Sampang, yang sudah berusaha jerih payah memperjuangkan terealisasinya pembangunan gedung sekolah kami,” pungkasnya haru. ***

2

Exit mobile version