BeritaPemerintahan

Delapan Kali Berturut-Turut Raih WTP, Sumenep Jadi Barometer Nasional Tata Kelola Keuangan Daerah

547
Foto: Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo didampingi para pejabat Pemkab Sumenep saat menerima penghargaan WTP atas LKPD Tahun Anggaran 2024, @by_News9.id
Foto: Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo didampingi para pejabat Pemkab Sumenep saat menerima penghargaan WTP atas LKPD Tahun Anggaran 2024, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Kinerja nyata Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo dalam memimpin Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali menuai apresiasi nasional.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep berhasil meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).

Capaian itu menjadi yang kedelapan kalinya secara berturut-turut, menegaskan komitmen Sumenep terhadap pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel dan transparan.

Penghargaan prestisius tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan BPK kepada Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo dalam acara yang digelar di Sidoarjo, Rabu (17/4/2025).

Bupati yang akrab disapa Cak Fauzi itu menyampaikan rasa bangga dan syukurnya atas capaian luar biasa tersebut.

Ia mengapresiasi seluruh jajaran Pemkab Sumenep serta masyarakat yang terus mendukung semangat tata kelola pemerintahan yang baik.

“Alhamdulillah, capaian WTP delapan kali berturut-turut ini bukan sekadar angka. Ini adalah simbol dari kerja keras, integritas, dan komitmen kolektif semua pihak di Pemkab Sumenep,” ujar Bupati Cak Fauzi.

Capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan lokal, tetapi juga menjadikan Sumenep sebagai barometer baru tata kelola keuangan daerah yang patut diteladani secara nasional.

Di mata Cak Fauzi, penghargaan itu merupakan bukti bahwa wilayah yang dahulu dipandang sebagai daerah pinggiran kini mampu menunjukkan kualitas tata kelola yang unggul.

“Kami ingin membuktikan bahwa daerah yang jauh dari pusat juga bisa tampil di panggung nasional. Dengan kerja cerdas dan integritas, Sumenep bisa jadi panutan,” tegasnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, Sumenep memang tengah mengalami transformasi besar di berbagai sektor, mulai dari digitalisasi layanan publik, modernisasi tata kelola keuangan, hingga penguatan sektor pariwisata dan pelestarian budaya.

Menurut Cak Fauzi, capaian tersebut akan menjadi fondasi kepercayaan publik yang terus dibangun untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Sumenep Hebat bukan hanya slogan. Ini gerakan bersama. Ini energi perubahan,” pungkasnya. ***

Exit mobile version