BeritaKesehatan

Gubernur Khofifah Tegaskan Percepatan Penanganan Campak di Sumenep

318
FOTO: Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat meninjau langsung pasien campak di RSUD dr. H. Moh. Anwar, @by_News9.id
FOTO: Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat meninjau langsung pasien campak di RSUD dr. H. Moh. Anwar, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menekankan pentingnya percepatan penanganan kasus campak di Kabupaten Sumenep.

Hal itu ia sampaikan saat meninjau langsung pasien campak di RSUD dr. H. Moh. Anwar, Sabtu (23/8/2025).

Dalam kunjungannya, Khofifah didampingi dokter spesialis anak RSUD dr. H. Moh. Anwar, dr. Anita Febriana, Sp.A.

Saat ini, terdapat delapan anak yang tengah menjalani perawatan intensif akibat campak.

Seluruh pasien dilaporkan dalam kondisi stabil, bahkan dua di antaranya sudah siap dipulangkan.

“Alhamdulillah, kondisi seluruh pasien stabil. Hari ini rencananya ada dua anak yang akan dipulangkan karena sudah membaik,” jelas dr. Anita.

Khofifah mengapresiasi kerja keras tenaga medis RSUD dr. H. Moh. Anwar yang dinilai telah memberikan pelayanan terbaik bagi pasien.

“Kerja teman-teman dokter luar biasa. Mereka sudah memberikan pelayanan maksimal,” ungkapnya.

Menurut Khofifah, percepatan penanganan campak harus dilakukan secara terpadu dengan melibatkan seluruh elemen, mulai dari pemerintah pusat, Pemprov Jawa Timur, hingga lembaga internasional seperti UNICEF dan WHO.

Di tingkat daerah, lanjut dia, koordinasi juga dilakukan bersama bupati, wakil bupati, dinas terkait, serta TNI-Polri.

“Semua harus bekerja terpadu dan terintegrasi. Kita harus memberikan percepatan penanganan,” tegasnya.

Gubernur juga menyinggung data mengejutkan terkait kematian anak akibat campak di Sumenep.

Dari 17 anak yang meninggal, 16 di antaranya tidak pernah mendapatkan imunisasi, sementara satu anak hanya mendapat imunisasi tidak lengkap.

“Kasus ini harus menjadi pembelajaran penting. Generasi ke depan harus sehat lahir dan batin,” ujar Khofifah.

Sebagai langkah konkret, Khofifah memastikan program vaksinasi massal campak-rubella (Outbreak Response Immunization/ORI) akan dimulai pada Senin, 25 Agustus 2025.

Vaksinasi akan digelar di puskesmas, puskesmas pembantu, hingga posyandu di seluruh wilayah Sumenep.

“Mohon doa dan dukungan semua pihak, termasuk media, agar pesan ini tersampaikan kepada masyarakat dan capaian vaksinasi bisa maksimal,” pintanya.

Karena itu, Khofifah kembali mengingatkan pentingnya imunisasi lengkap bagi anak-anak.

“Imunisasi itu penting. Mari bersama-sama menjaga kesehatan anak-anak kita,” pungkasnya. ***

2

Exit mobile version