BeritaPeristiwa

Mayat Misterius Terdampar di Pantai Sepanjang Sapeken

110
Mayat Misterius Terdampar di Pantai Sepanjang Sapeken
FOTO: Penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas yang terdampar di tepi pantai sebelah barat Pulau Sepanjang. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Warga Dusun Tembing, Desa Sepanjang, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas yang terdampar di tepi pantai sebelah barat Pulau Sepanjang, Kamis (29/1/2026) sore.

Mayat tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 15.30 WIB oleh seorang warga yang tengah melintas di pesisir pantai.

Kondisi jenazah yang mengenaskan membuat warga segera melaporkan temuan itu kepada perangkat desa, yang kemudian diteruskan ke pihak kepolisian Polsek Sapeken.

Kapolsek Sapeken, IPTU Wijono Aris mengungkapkan bahwa hingga saat ini identitas korban belum diketahui dan sementara dicatat sebagai Mr. X.

“Jenazah ditemukan di bibir pantai Dusun Tembing, Desa Sepanjang, dalam kondisi rusak cukup parah dan sulit dikenali,” ujarnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Sapeken bersama unsur Forpimka Kecamatan Sapeken, perangkat Desa Sepanjang, tenaga kesehatan Puskesmas Sapeken, serta warga setempat langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal, pengamanan area, serta pendataan saksi.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, polisi mengamankan sejumlah barang yang melekat pada tubuh korban.

Salah satunya kaos yang dikenakan korban dengan tulisan “AL RAJUBA” di lengan kiri dan “TOKO HIDAYAH” di lengan kanan, yang kini menjadi petunjuk awal dalam upaya penelusuran identitas.

Karena kondisi jenazah yang sudah tidak memungkinkan untuk dievakuasi lebih lanjut, pihak kepolisian bersama perangkat desa, Forpimka, dan masyarakat setempat menggelar musyawarah.

Hasilnya, jenazah dimakamkan pada pukul 19.00 WIB di Dusun Tembing, Desa Sepanjang, Kecamatan Sapeken.

Meski telah dimakamkan, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, menegaskan bahwa proses penyelidikan tetap berjalan.

“Kami tetap melakukan pendalaman, mengumpulkan keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengungkap identitas korban dan penyebab kematiannya,” tegas AKBP Anang.

Kapolres juga mengimbau masyarakat, khususnya warga kepulauan, agar tidak ragu melaporkan setiap temuan atau informasi terkait orang hilang kepada pihak kepolisian.

“Partisipasi masyarakat sangat penting. Informasi sekecil apa pun bisa menjadi kunci dalam pengungkapan kasus ini,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, kepolisian masih melakukan pendalaman dan koordinasi lanjutan. Perkembangan kasus akan disampaikan sesuai hasil penyelidikan. ***

Exit mobile version