BeritaKeagamaan

Pendopo Agung Bergema, Bupati Fauzi Pimpin Khotmil Qur’an di Malam Ramadhan

46
Pendopo Agung Bergema, Bupati Fauzi Pimpin Khotmil Qur’an di Malam Ramadhan
FOTO: Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H, bersama pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar rangkaian kegiatan keagamaan yang diawali dengan buka puasa bersama dan santunan kepada anak yatim serta dhuafa, kemudian dilanjutkan dengan Khotmil Qur’an.

Acara yang berlangsung khidmat itu diikuti jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, serta masyarakat, bertempat di pendopo Agung Sumenep.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, memimpin langsung kegiatan tersebut sebagai bagian dari tradisi religius yang terus dijaga di lingkungan Pemkab Sumenep.

Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an menggema di pendopo bersejarah itu, menghadirkan nuansa spiritual yang kental sekaligus menambah kekhusyukan suasana Ramadhan.

Bupati Fauzi menegaskan, kegiatan Khotmil Qur’an bukan sekadar agenda seremonial keagamaan, melainkan tradisi yang telah berlangsung selama bertahun-tahun sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat spiritualitas.

“Khotmil Qur’an ini rutin kami laksanakan setiap minggu di Pendopo Agung. Tidak hanya saat Ramadhan, tetapi juga terus berjalan di luar bulan Ramadhan,” ujar Bupati Fauzi.

Menurutnya, membaca dan mengkhatamkan Al-Qur’an secara bersama-sama menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, ulama, dan masyarakat.

Bupati menambahkan, pembangunan daerah tidak hanya berbicara soal infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus diimbangi dengan penguatan nilai moral dan spiritual.

“Pendopo Agung bukan hanya pusat aktivitas pemerintahan, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan dan spiritualitas bagi masyarakat Sumenep,” katanya.

Bupati Fauzi berharap kegiatan keagamaan seperti Khotmil Qur’an dapat menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus memperkuat karakter religius yang selama ini menjadi identitas masyarakat Sumenep.

Rangkaian kegiatan yang dihadiri pejabat organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh agama, serta masyarakat sekitar itu ditutup dengan doa bersama.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Sumenep menegaskan bahwa nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan spiritualitas merupakan fondasi penting dalam membangun daerah yang maju sekaligus berkarakter religius.

“Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi Kabupaten Sumenep dan seluruh masyarakatnya,” pungkas Bupati. ***

Exit mobile version