BeritaHukrim

Perangkat Desa di Sumenep Terlibat Curanmor, PMD Instruksikan Camat Segera Bertindak

702
Foto: Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni, saat ditemui diruang kerjanya. @by_News9.id
Foto: Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni, saat ditemui diruang kerjanya. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni, menanggapi serius dugaan keterlibatan seorang oknum perangkat desa dalam kasus pencurian sepeda motor (curanmor) di Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan.

Meski belum menerima laporan resmi, Anwar mengaku telah menginstruksikan Camat Pragaan untuk segera berkoordinasi dengan pemerintah desa guna menelusuri kebenaran informasi yang beredar di media.

“Kami memang belum menerima laporan resmi terkait penangkapan tersebut. Tapi setelah membaca pemberitaan, kami langsung minta Pak Camat untuk segera turun dan berkoordinasi ke desa,” ujar Anwar saat ditemui News9.id di ruang kerjanya, Senin (5/5/2025).

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan menunggu hasil laporan dari Camat dan Kepala Desa terkait kejadian tersebut.

“Nanti akan ada laporan resmi yang kami terima, dan pasti kami tindak lanjuti sesuai prosedur,” imbuhnya.

Disinggung soal sanksi jika dugaan itu terbukti, Anwar menyatakan bahwa pihaknya akan mengikuti mekanisme dan aturan yang berlaku.

“Perangkat desa itu diangkat dan diberhentikan oleh kepala desa. Tapi kalau nanti terbukti melakukan pelanggaran berat seperti itu, tentu akan diproses sesuai peraturan yang berlaku,” tegasnya.

Anwar juga menekankan komitmennya dalam menangani persoalan tersebut secara objektif dan prosedural.

“Kami berkomitmen untuk menyikapi kasus ini secara tegas dan berdasarkan aturan. Ini menyangkut kepercayaan publik terhadap perangkat desa,” ujarnya.

Sebelumnya, seorang oknum perangkat desa berinisial AF, yang menjabat sebagai Kepala Dusun di Desa Prenduan, ditangkap oleh tim Resmob Satreskrim Polres Sumenep pada Senin (21/4/2025).

Penangkapan dilakukan setelah polisi menerima laporan masyarakat tentang dugaan keterlibatan AF dalam kasus curanmor.

Seorang warga yang enggan dipublikasikan namanya, sebut saja Sumo, menyatakan bahwa AF sudah lama meresahkan warga.

“AF ini bukan orang baru dalam dunia kriminal. Dulu pernah juga ditangkap karena kasus pencurian mobil di Pamekasan. Dia memang residivis,” ungkap Sumo, Jumat (25/4/2025).

Sementara itu, pihak kepolisian hingga kini masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut. ***

2

Exit mobile version