LUMAJANG, News9 – Dalam apel besar memperingati Hari Ulang Tahun ke-79 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional di GOR Wira Bhakti, Kamis (5/12/2024), Penjabat (PJ) Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, menyampaikan kabar menggembirakan terkait capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Lumajang.
Menurut Indah, IPM Lumajang kini naik dari 69,84 (kategori sedang) menjadi 70,31 (kategori tinggi).
Peningkatan ini menjadi “kado istimewa” untuk peringatan hari PGRI dan Hari Guru Nasional.
“Ini merupakan hasil kolaborasi luar biasa antara PGRI, dinas pendidikan, dan berbagai pihak lainnya. Salah satu indikatornya adalah meningkatnya tingkat partisipasi dalam pendidikan selama setahun terakhir,” ujarnya.
Indah menekankan pentingnya peran PGRI bukan hanya sebagai wadah organisasi guru, tetapi juga sebagai pelindung dan pendukung dalam meningkatkan kompetensi, kesejahteraan, serta inovasi para guru.
“Guru saat ini menghadapi tantangan besar dengan kemajuan teknologi. Siswa bisa menguasai pengetahuan dengan cepat, sehingga guru dituntut untuk meningkatkan kapasitas, kreativitas, dan cara mengajarnya agar pelajaran lebih menarik bagi siswa,” tutur Indah.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan dan pembentukan adab.
“Iptek yang baik tanpa adab tidak akan menghasilkan generasi yang utuh. Oleh karena itu, guru harus mampu mengajarkan ilmu sekaligus membentuk karakter siswa yang memiliki sopan santun,” tegasnya.
Ketua PGRI Lumajang, Kisnanto, juga menyampaikan komitmen PGRI dalam mendukung para guru menghadapi tantangan era modern.
“PGRI akan terus berkolaborasi dengan pemerintah dan dinas pendidikan untuk memastikan para guru mendapatkan pelatihan, dukungan, dan perlindungan yang memadai,” ujarnya.
Dengan sinergi yang kuat antara PGRI, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan pendidikan di Lumajang tidak hanya menghasilkan generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter yang berlandaskan nilai-nilai luhur. ***
