BeritaRapat Internal

Raker IWO Sumenep di Kota Batu, Wujudkan Wartawan Profesional dan Sejahtera

360
Foto: Pengurus Daerah (PD) Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Sumenep, @by_News9.id
Foto: Pengurus Daerah (PD) Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Sumenep, @by_News9.id

SUMENEP, News9 – Pengurus Daerah (PD) Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Sumenep sukses menggelar Rapat Kerja (Raker) dengan mengusung tema “Meningkatkan Kualitas Wartawan yang Profesional, Beretika, dan Lebih Sejahtera.”

Acara berlangsung pada 20–22 Desember 2024 di Kota Batu, Jawa Timur, diikuti oleh seluruh pengurus dan anggota IWO Sumenep.

Raker juga dihadiri langsung oleh Ketua Pengurus Wilayah (PW) IWO Jawa Timur, Rudi, yang memberikan motivasi kepada peserta untuk terus mengedepankan etika jurnalistik dan profesionalisme.

Ketua PD IWO Sumenep, Imam Mustain Ramli, menekankan pentingnya peran wartawan sebagai ujung tombak dalam menangkal berita hoaks.

Ia mengingatkan bahwa tugas wartawan harus dilandasi profesionalisme dan kode etik jurnalistik.

“Hoaks bukan produk jurnalistik, tetapi sering dikaitkan dengan pemberitaan. Wartawan harus mampu memberikan informasi yang benar kepada masyarakat sesuai dengan kode etik jurnalistik,” ujar Imam Mustain Ramli, Sabtu (20/12/2024).

Pria yang akrab disapa Kachonk itu juga menggarisbawahi pentingnya manfaat informasi bagi masyarakat.

Menurutnya, produk jurnalistik harus memberikan nilai positif sekaligus mendukung pembangunan.

Ia menambahkan, profesi wartawan erat kaitannya dengan konsep pentahelix, yaitu sinergi antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, dan media.

Dalam konsep ini, lanjut Kachonk, media memiliki peran strategis sebagai penggerak pembangunan.

“Media harus tampil kritis, independen, serta menghasilkan berita yang akurat dan beretika. Dengan demikian, kolaborasi pentahelix dapat terwujud,” ungkapnya.

Di sisi lain, Ketua PW IWO Jawa Timur, Rudi, mendukung penuh komitmen tersebut.

Ia mengingatkan bahwa wartawan profesional harus mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sebagai wujud pemenuhan standar yang ditetapkan Dewan Pers.

“Kami ingin seluruh jurnalis IWO memiliki kreativitas dan wawasan yang luas untuk membangun Sumenep melalui jurnalistik. Dengan UKW, wartawan tidak hanya diakui kompetensinya, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas pemberitaan,” tegasnya.

Rudi juga mengajak IWO Sumenep untuk terus mendukung program-program pemerintah di era digitalisasi.

Dia percaya bahwa koordinasi yang solid di internal organisasi akan menjadi kunci untuk mencapai visi dan misi bersama.

“Dengan visi yang sama, kita pasti bisa maju. Kami dari IWO Jatim siap mendorong dan mendukung program-program IWO Sumenep agar bisa diimplementasikan dengan baik,” pungkasnya.

Rapat kerja ini menjadi langkah strategis IWO Sumenep dalam memperkuat peran media sebagai pilar demokrasi dan agen perubahan di tengah masyarakat. ***

Exit mobile version