BeritaBudayaSosial

Sumenep Kota Toleransi, Peran Achmad Fauzi Dipuji Tokoh Lintas Agama

325
Foto: Ketua Kelenteng Pao Sian Lin Kong Sumenep, SugiantoIrwan Darsono, @by_News9.id
Foto: Ketua Kelenteng Pao Sian Lin Kong Sumenep, SugiantoIrwan Darsono, @by_News9.id

SUMENEP, News9 – Kabupaten Sumenep terus menunjukkan wajah toleransi yang kuat di bawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.

Keberagaman agama di daerah ini Islam, Kristen, Katolik, dan Buddha berjalan harmonis, sebuah pencapaian yang diakui oleh berbagai tokoh lintas agama.

Bupati Achmad Fauzi, yang dikenal sebagai tokoh pemersatu, mendapatkan apresiasi dari para pemimpin agama atas komitmennya menjaga kerukunan umat beragama.

Di antara empat kabupaten di Pulau Madura, hanya Sumenep yang memiliki kampung toleransi, menjadi bukti konkret keberhasilan dalam merawat kebersamaan.

Pendeta Gereja Sidang Persekutuan Injil Indonesia (GSPII) Sumenep, Yusuf Eko Basuki, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan pemerintah daerah.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian dan upaya Bapak Bupati dalam membangun kerukunan antar umat beragama. Semua agama di sini merasa dihargai dan diberikan kebebasan untuk beribadah dengan tenang,” ungkap Yusuf, Jumat (22/11/2024).

Hal senada diungkapkan Imam Santoso, Sesepuh Agama Konghucu Sumenep. Menurutnya, Achmad Fauzi secara konsisten memberikan edukasi tentang pentingnya moderasi beragama.

“Bupati tidak hanya mendukung, tetapi juga mengajak kami untuk aktif dalam kegiatan yang mempererat hubungan antaragama,” jelas Imam.

Sugianto Irwan Darsono, Ketua Kelenteng Pao Sian Lin Kong, juga memuji program-program yang dicanangkan pemerintah Kabupaten Sumenep. Ia menyebut langkah-langkah konkret Fauzi berhasil mengurangi potensi konflik.

“Di bawah kepemimpinan Fauzi, kami merasa lebih diterima dan dihargai,” ujarnya.

Tokoh Katolik Maria Gunung Karmel Sumenep, Edy Rusmanto, menambahkan bahwa komunikasi Achmad Fauzi dengan umat beragama terjalin sangat baik.

“Kami menjalankan ibadah dengan tenang, ini bukti bahwa Pak Fauzi mampu merangkul semua golongan tanpa membedakan,” ungkapnya.

Pengakuan yang sama juga datang dari Pendeta Naomi, yang menyebut Achmad Fauzi sebagai pemimpin yang merawat keharmonisan tanpa sekat.

Bupati Achmad Fauzi dinobatkan sebagai Bapak Moderasi Agama oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) pada acara Pagelaran Seni dan Budaya Antarumat Beragama, 26 Agustus 2024.

Penghargaan tersebut menegaskan dedikasinya terhadap toleransi beragama di Sumenep.

Dalam tanggapannya, Achmad Fauzi Wongsojudo menyatakan bahwa kerukunan adalah tanggung jawab bersama.

Ia berkomitmen mendukung kegiatan FKUB, melibatkan semua kelompok dalam festival budaya, dan memastikan Sumenep terus menjadi teladan daerah toleran.

“Kerukunan ini adalah hasil kerja kita bersama. Mari kita jaga kebersamaan ini untuk masa depan yang lebih baik,” tutupnya. ***

Exit mobile version