BeritaPemerintahan

TPID Sumenep Sidak Pasar, Tak Temukan Minyak Kita Palsu

267
Foto: TPID Kabupaten Sumenep bersama SatgasPangan menggelar sidak. @by_News9.id
Foto: TPID Kabupaten Sumenep bersama Satgas Pangan menggelar sidak. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sumenep bersama Satuan Tugas (Satgas) Pangan menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Anom, Sumenep, pada Senin (10/3/2025).

Langkah itu diambil setelah muncul laporan masyarakat terkait dugaan peredaran minyak goreng merek Minyak Kita yang diduga palsu.

Dalam sidak tersebut, tim menyisir sejumlah toko, termasuk Toko Semakin Jaya, Toko Hasil Murni Sayur, dan Toko H. Iman Sadili.

Hasil pengecekan menunjukkan tidak ditemukan adanya Minyak Kita palsu. Namun, tim menemukan variasi kemasan dari berbagai produsen, baik dalam bentuk botol maupun pouch/refill, dengan harga bervariasi antara Rp 15.000 hingga Rp 18.000 per liter.

Selain inspeksi lapangan, Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kabupaten Sumenep turut mengambil sampel Minyak Kita untuk diuji tera berat bersihnya.

Hasil uji menunjukkan bahwa kemasan pouch/refill memiliki berat sesuai standar (1 liter), sedangkan beberapa kemasan botol ditemukan memiliki volume yang sedikit berbeda, ada yang kurang dari 1 liter, ada pula yang sesuai.

Sidak dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait, termasuk Kabag Perekonomian dan SDA Kabupaten Sumenep Dadang Dedy Iskandar, Kanit Pidter Sat Reskrim Polres Sumenep Ipda Okta Afriasianto beserta anggota, serta perwakilan dari Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Bappeda, dan UPT Pasar Anom.

Sebagai tindak lanjut, TPID Kabupaten Sumenep akan terus memantau peredaran Minyak Kita secara berkala.

Pemerintah daerah juga diharapkan dapat menyediakan alat uji minyak goreng guna memastikan volume dan kelayakan konsumsi produk yang beredar di pasaran. ***

Exit mobile version