BeritaPemerintahan

Voice Note Razia Ranmor di Sampang Viral, Begini Kata Kasatlantas

628
Foto: (Ilustrasi) Razia motor oleh satuan lalu lintas. @by_News9.id
Foto: (Ilustrasi) Razia motor oleh satuan lalu lintas. @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Beredarnya sebuah voice note mengenai rencana razia kendaraan bermotor oleh tim gabungan di sejumlah poros kecamatan dan desa di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menuai sorotan.

Informasi yang viral di media sosial tersebut dinilai tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Voice note berdurasi 4 menit 12 detik itu berisi imbauan dari seorang pria tak dikenal yang mengklaim akan ada razia gabungan kendaraan bermotor oleh jajaran Polda dan Polres di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Sampang.

Disebutkan pula bahwa razia akan berlangsung selama satu bulan, dengan jadwal pelaksanaan dari pukul 09.00 hingga 11.30 WIB, dan dilanjutkan pada pukul 13.00 hingga 16.00 WIB.

Dalam rekaman itu, masyarakat, khususnya pemilik kendaraan tanpa dokumen resmi (kendaraan bodong), dihimbau untuk tidak berkendara selama masa razia berlangsung.

Pesan tersebut juga memperingatkan agar warga tidak melawan ataupun melarikan diri apabila terjaring razia, guna menghindari konsekuensi yang lebih fatal.

Menanggapi beredarnya voice note tersebut, Kasatlantas Polres Sampang, AKP Sigit Ekan Sahudi, SH, MH, angkat bicara. Ia mempertanyakan kejelasan sumber informasi yang beredar luas itu.

“Sumber voice note itu tidak diketahui dan tidak jelas asal-usulnya. Mengapa harus dikonfirmasikan ke Polres jajaran?” ungkap AKP Sigit melalui pesan WhatsApp, Minggu (27/4/25).

AKP Sigit menegaskan bahwa jika sumber informasi tersebut tidak dapat dipastikan, maka kontennya pun tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya selama ini hanya melaksanakan penertiban rutin di jalan-jalan utama dalam wilayah perkotaan, dengan fokus pada pengendara yang melanggar aturan lalu lintas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Lebih lanjut, AKP Sigit menyatakan bahwa Satlantas Polres Sampang juga aktif menggelar kegiatan sosialisasi di tingkat kecamatan, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya tertib berlalu lintas.

“Kami ingin masyarakat semakin sadar pentingnya keselamatan di jalan, sehingga tercipta budaya berlalu lintas yang aman dan tertib,” tutupnya. ***

Exit mobile version