Drama Puskesmas Sukodono, Kontraktor Diduga Lepas Tanggung Jawab Dinas Cari Selamat

- Redaktur

Rabu, 15 Januari 2025 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Gedung Puskesmas Sukodono yang dilaporkan sudah direhabilitasi, @by_News9.id

Foto: Gedung Puskesmas Sukodono yang dilaporkan sudah direhabilitasi, @by_News9.id

LUMAJANG, News9 – Proyek rehabilitasi Puskesmas Sukodono di Kabupaten Lumajang kembali menjadi sorotan tajam.

Proyek dengan nilai hampir Rp2 miliar ini disebut-sebut gagal rampung sesuai kontrak. Lebih parah lagi, CV. Barokah Propertindo, pemenang lelang proyek, diduga meninggalkan tanggung jawab di tengah jalan, memicu keresahan masyarakat.

Proyek yang dikelola Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Lumajang, kini berstatus tidak selesai sempurna, bahkan masa pemeliharaan proyek menjadi tanda tanya besar.

Kondisi ini memaksa pihak dinas mencari kontraktor pengganti untuk menyelesaikan pekerjaan yang tersisa.

Kepala Dinas Kesehatan P2KB Lumajang, dr. Rosyidah, melalui 3 orang stafnya yang menemui awak media saat itu membantah tudingan bahwa CV. Barokah Propertindo kabur dari tanggung jawab.

Ia menyatakan bahwa pekerjaan pemeliharaan masih dilakukan oleh Junaidi, seseorang yang disebut sebagai bagian dari CV. Barokah Propertindo.

“Ini buktinya dokumen, kalau Junaidi itu orangnya CV. Barokah Propertindo,” ujar salah seorang staf dinas sembari menunjukkan dokumen administrasi valid kepada awak media, Senin (13/01/2025).

Namun, keabsahan peran Junaidi tetap menuai keraguan. Ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, pihak terkait belum memberikan tanggapan resmi.

Baca Juga:  HIV di Sumenep: Bom Waktu Kesehatan yang Dibiarkan Berdetak

Sumber anonim dari kalangan kontraktor lokal mempertanyakan kredibilitas Junaidi sebagai bagian dari CV. Barokah.

Menurutnya, jika Junaidi benar bekerja sejak awal proyek, hasil pekerjaan tidak akan seburuk saat ini.

“Sampean kan tahu mas, seperti apa pekerjaan Jun kalau dari awal dia yang mengerjakan dan benar-benar bagian dari CV. Barokah,” ujar narasumber yang enggan disebutkan namanya.

Proyek senilai hampir Rp2 miliar ini kini menjadi bukti nyata lemahnya pengawasan dan tanggung jawab kontraktor dalam pelaksanaan proyek publik.

Baca Juga:  Banjir Melanda Kalisangka, Polsek Arjasa Sigap Bantu Warga

Kegagalan penyelesaian Puskesmas Sukodono tidak hanya berdampak pada kerugian finansial, tetapi juga pada kepercayaan masyarakat terhadap transparansi penggunaan dana publik.

Investigasi lebih lanjut masih terus dilakukan untuk mengungkap akar masalah ini. Apakah CV. Barokah Propertindo benar-benar bertanggung jawab, atau ada pihak lain yang harus bertanggung jawab atas kegagalan ini? ***

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Moh. Syaiful Anam alias Nanang, terduga bandar narkoba di wilayah Masalembu. @by_News9.id

HUKRIM

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:49 WIB

FOTO: Barang bukti narkotika jenis sabu hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. @by_News9.id

HUKRIM

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Kamis, 13 Agu 2026 - 09:38 WIB