Warga Kepulauan Mengeluh, RSUD Abuya Gagal Penuhi Kebutuhan Kesehatan Dasar

- Editorial Team

Sabtu, 5 April 2025 - 23:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Salinan resep obat-obatan yang telah diresepkan oleh dokter RSUD Abuya. @by_News9.id

Foto: Salinan resep obat-obatan yang telah diresepkan oleh dokter RSUD Abuya. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Keberadaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abuya, Kangean, Sumenep, yang seharusnya menjadi harapan bagi pelayanan kesehatan masyarakat kepulauan, justru dinilai membawa kemudaratan.

Sejumlah warga mengeluhkan berbagai persoalan mendasar yang terjadi di rumah sakit tersebut, mulai dari ketiadaan obat hingga persoalan sistem rujukan yang merugikan pasien BPJS.

Salah satu keluhan paling krusial datang dari ketidaktersediaan obat-obatan penting yang telah diresepkan oleh dokter RSUD Abuya.

Kondisi itu memaksa pasien untuk membeli obat di luar rumah sakit, padahal obat-obat tersebut seharusnya tersedia di instalasi farmasi RSUD.

“Bagaimana mungkin obat yang diresepkan dokter di RS sendiri malah harus dicari ke apotek luar? Ini sungguh merugikan masyarakat, apalagi bagi yang ekonominya terbatas,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (5/4/2025).

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa sistem rujukan pasien BPJS juga dinilai sangat membingungkan dan menyulitkan.

Baca Juga:  Proyek Pokir DPRD Sumenep Diduga Asal Jadi, Jalan Beton Hancur dalam Hitungan Bulan

Sebagai contoh, ketika seorang pasien BPJS meminta rujukan dari Puskesmas Arjasa, pihak puskesmas menolak karena dokter spesialis di RSUD Abuya belum terdaftar di sistem P-Care BPJS.

Akibatnya, pasien harus membayar biaya pengobatan secara umum.

“Ini jelas sangat merugikan. Kami punya BPJS tapi tak bisa digunakan, hanya karena rumah sakit belum memenuhi syarat administrasi. Ini bukan sekadar kelalaian, tapi bentuk nyata dari ketidakseriusan pemerintah daerah dalam mengelola RSUD,” ujarnya kepada News9.id.

Dia pun mempertanyakan transparansi pengelolaan dana rumah sakit yang diduga hanya menjadi simbol belaka tanpa pelayanan yang nyata.

Baca Juga:  Anniversary PSHT Peduli dan Halal Bihalal Ranting Tandes Surabaya

Bahkan muncul dugaan bahwa dana negara yang digelontorkan untuk RSUD Abuya telah disalahgunakan atau dikorupsi.

“RSUD Abuya saat ini seperti simbol kebohongan publik. Fisiknya ada, tapi manfaatnya nihil. Yang dirugikan ya masyarakat kecil seperti kami,” tegasnya.

Dengan situasi tersebut, masyarakat kepulauan mendesak pemerintah Kabupaten Sumenep untuk segera mengevaluasi total manajemen RSUD Abuya.

Baca Juga:  Sukses Laksanakan Pengacian Dinding Jembatan Mlambing di Desa Burno, Lumajang

Bahkan, mereka meminta pencopotan Direktur Utama RSUD Abuya dan Kepala Dinas Kesehatan yang dianggap belum mampu menghadirkan terobosan serta pelayanan kesehatan yang berpihak kepada masyarakat kecil.

“Kami rasa belum mampu mengambil keputusan dan terobosan baru yang berpihak kepada masyarakat kecil dalam kebijakannya memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal,” tandasnya. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Organisasi Taruna Muda Desa Pamolokan, dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2. @by_News9.8d

SOSIAL BUDAYA

Rokat Kampong Warnai HUT ke-2 Taruna Muda Pamolokan

Minggu, 18 Okt 2026 - 18:53 WIB

FOTO: Para peserta mengikuti pengujian sesuai jenjang kompetensi Muda, Madya, dan Utama. @by_News9.id

DAERAH

Hasil UKW di Surabaya, 29 Wartawan Raih Predikat Kompeten

Jumat, 16 Okt 2026 - 23:28 WIB