GMNI Sampang Dorong Penguatan Program Unggulan, Fokus pada Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani

- Editorial Team

Rabu, 9 April 2025 - 08:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Evaluasi program kerja yang dihadiri oleh jajaran DPC Persatuan Alumni (PA) GMNI Sampang sebagai mitra pengarah. @by_News9.id

Foto: Evaluasi program kerja yang dihadiri oleh jajaran DPC Persatuan Alumni (PA) GMNI Sampang sebagai mitra pengarah. @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Semangat kolaboratif dan evaluatif mewarnai rangkaian kegiatan lanjutan usai perayaan Dies Natalis ke-71 Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) serta Halal Bihalal yang digelar oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GMNI Sampang, Madura, Jawa Timur.

Bertempat di Cafe Febria & Resto, Kelurahan Polagan, Selasa (9/4/25), agenda berlanjut ke sesi evaluasi program kerja yang juga dihadiri oleh jajaran DPC Persatuan Alumni (PA) GMNI Sampang sebagai mitra pengarah.

Dalam forum tersebut, evaluasi program menitikberatkan pada penguatan sejumlah program prioritas, terutama yang bergerak di sektor kesehatan, sosial keagamaan, dan pertanian.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah pengembangan program unggulan di bidang pertanian bertajuk BHUMIPATI, yang digagas sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan lokal.

Baca Juga:  TIHT 2025: Strategi Sumenep Jaga Keseimbangan Harga Tembakau

Ketua DPC GMNI Sampang, Muis Pranoto, menegaskan pentingnya konsistensi dan komitmen dalam mengembangkan program tersebut.

Ia mendorong agar BHUMIPATI tidak hanya menjadi wacana, tetapi juga dipraktikkan secara konkret.

“Program ini perlu ditekun dengan penuh semangat dan ikhtiar. Jika berhasil, BHUMIPATI bukan hanya akan membangkitkan kepercayaan masyarakat, terutama para petani, tetapi juga mampu menyokong agenda pemerintah dalam mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan,” ungkap Muis.

Lebih jauh, Suhriyanto selaku pengurus DPC PA GMNI yang juga menjadi salah satu inisiator BHUMIPATI, menjelaskan makna filosofis dari program tersebut.

Baca Juga:  Pengusaha Tambang Legal Mulai Tumbang, Tambang Bodong Diduga Makin Bebas Beroperasi di Banyuwangi

Ia menguraikan, BHUMIPATI berasal dari bahasa Sanskerta, gabungan kata bhumi (tanah) dan pati (penguasa), yang secara historis merujuk pada otoritas atau kepemilikan atas tanah dan sumber daya alam.

“Interpretasi BHUMIPATI bisa beragam tergantung konteks budaya. Namun dalam konteks gerakan ini, kami ingin menghadirkan sosok petani modern yang memiliki kendali atas lahan dan mampu mengelola sumber daya secara mandiri,” jelas Suhriyanto.

Ia juga menambahkan bahwa meski masih dalam tahap awal, gerakan BHUMIPATI terus diarahkan pada aksi nyata.

Baca Juga:  Didampingi Kuasa Hukum, Ahli Waris Akan Ambil Alih Tanah Yang Dikuasai Pihak Lain

Salah satu langkah konkret yang kini tengah berlangsung adalah uji coba penanaman bawang merah, yang dalam dua pekan ke depan dijadwalkan memasuki masa panen.

“Ini bagian dari bentuk edukasi dan modernisasi pola pertanian. Diharapkan model seperti ini bisa direplikasi di banyak wilayah sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan,” tandasnya.

Kegiatan evaluasi ini mencerminkan semangat GMNI untuk tetap relevan dan adaptif dalam menjawab tantangan zaman, sembari terus menjaga akar perjuangan yang berpihak pada rakyat, khususnya di sektor pertanian yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat Madura. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mutasi Kapolri, 8 Perwira dari BNN Masuk Jabatan Strategis Polri
Reshuffle Besar Prabowo: 18 Pejabat Bergeser, Kapolri hingga Menko Berganti
Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Sumenep Tekankan Persatuan dan Peran Generasi Muda
Mengenal Sosok Pencetus Ide “Hari Sales Sedunia” Asal Kota Keris
DPR Janji RUU Perampasan Aset Rampung 15 Desember 2026, Siap Mundur Jika Gagal
SPMB Tahap III Dibuka, SMKN Ihya’ Ulumudin Banyuwangi Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global
HMP PGSD UPI Sumenep Buka Ajang Olimpiade SD Tingkat Jawa Timur
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah di Sampang, Untuk Tekan Biaya Logistik
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:17 WIB

Mutasi Kapolri, 8 Perwira dari BNN Masuk Jabatan Strategis Polri

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Reshuffle Besar Prabowo: 18 Pejabat Bergeser, Kapolri hingga Menko Berganti

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Sumenep Tekankan Persatuan dan Peran Generasi Muda

Minggu, 27 September 2026 - 09:48 WIB

Mengenal Sosok Pencetus Ide “Hari Sales Sedunia” Asal Kota Keris

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:33 WIB

DPR Janji RUU Perampasan Aset Rampung 15 Desember 2026, Siap Mundur Jika Gagal

Berita Terbaru

FOTO: Sulaisi Abdurrazaq, S.H.I., M.I.P., selaku kuasa hukum Mahyuni. @by_News9.id

HUKRIM

Kasus Pohon Siwalan, Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka

Sabtu, 10 Okt 2026 - 12:51 WIB