Desa Lobuk Jadi Percontohan Koperasi “Merah Putih” di Kecamatan Bluto

- Editorial Team

Senin, 5 Mei 2025 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Forkopimka Bluto saat menggelar sosialisasi pembentukan Koperasi Desa “Merah Putih” di Balai Desa Lobuk. @by_News9.id

Foto: Forkopimka Bluto saat menggelar sosialisasi pembentukan Koperasi Desa “Merah Putih” di Balai Desa Lobuk. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) Bluto menggelar sosialisasi pembentukan Koperasi Desa “Merah Putih” di Balai Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin (5/5/2025).

Camat Bluto, Ir. Bambang Karyanto, M.Si., menyampaikan bahwa Desa Lobuk ditunjuk sebagai desa pertama dari 20 desa di Kecamatan Bluto yang melaksanakan program pembentukan koperasi desa, sesuai dengan Instruksi Presiden RI Nomor 9 Tahun 2025.

“Desa Lobuk dinilai mampu dan siap menjalankan amanah Instruksi Presiden RI Nomor 9 Tahun 2025, yaitu setiap desa wajib membentuk Koperasi Desa ‘Merah Putih’. Lobuk menjadi pionir karena kesiapannya yang lebih matang dibanding desa lainnya,” ujar Bambang dalam sambutannya.

Ia menambahkan, kehadiran koperasi tersebut diharapkan dapat menjadi motor penggerak kebangkitan ekonomi desa, khususnya bagi pelaku UMKM, nelayan, petani, dan peternak lokal.

Baca Juga:  Kapolres Sumenep Sibuk Pencitraan, 4 Bandar Narkoba di Masalembu Tetap Dibiarkan

Sementara itu, Kepala Desa Lobuk, Moh. Shaleh, S.Pd.I., MM., turut menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi itu juga bertujuan untuk meluruskan informasi yang keliru di masyarakat.

“Salah satu isu yang beredar adalah petugas koperasi akan menerima gaji bulanan sebesar Rp5 juta. Itu tidak benar. Maka dari itu, musyawarah desa ini kami gelar agar tidak ada lagi informasi simpang siur yang menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat,” tegasnya.

“Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Lobuk dapat memahami tujuan serta manfaat koperasi desa sebagai wadah ekonomi kerakyatan yang berlandaskan gotong royong dan kemandirian,” pungkas Kades Shaleh. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan
Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata
BLT-DD Desa Kranggan Disalurkan kepada 15 Keluarga Penerima Manfaat
AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera
Hosnan Targetkan AMP Sapudi dan Jalan Beton Raas Mulai 2027
Pesan Wartawan Senior Ibnu Hajar di Forum PWRI Sumenep
Siswi SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong 5 Medali di Kompetisi Nasional
Kejati Jatim Beri Penghargaan Kepada PKN
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:22 WIB

BLT-DD Desa Kranggan Disalurkan kepada 15 Keluarga Penerima Manfaat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:27 WIB

AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera

Rabu, 30 September 2026 - 18:42 WIB

Hosnan Targetkan AMP Sapudi dan Jalan Beton Raas Mulai 2027

Rabu, 30 September 2026 - 17:05 WIB

Pesan Wartawan Senior Ibnu Hajar di Forum PWRI Sumenep

Berita Terbaru

FOTO: Kepala Puskesmas Robatal, Benny Irawan, saat digiring ke Polres Sampang. @by_News9.id

Headline

Kapus Robatal Digiring ke Polres Sampang Usai Penggerebekan

Kamis, 8 Okt 2026 - 20:06 WIB