Jejak Luka Eksplorasi Migas, Pemuda Muhammadiyah Arjasa Tolak Survei Seismik

- Editorial Team

Sabtu, 14 Juni 2025 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Fadli, (tengah) Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Arjasa, @by_News9.id

FOTO: Fadli, (tengah) Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Arjasa, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Rencana pelaksanaan Survei Seismik Tiga Dimensi (3D) di wilayah perairan dangkal West Kangean oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama PT Kangean Energy Indonesia (KEI) kembali menuai penolakan.

Kali ini, sikap tegas datang dari Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Arjasa, yang menilai proyek eksplorasi tersebut berpotensi membawa kerugian besar bagi masyarakat dan lingkungan kepulauan.

Fadli, Ketua PCPM Arjasa, menyebut bahwa eksplorasi dan eksploitasi migas bukan hal baru bagi warga Kangean.

Baca Juga:  Badko HMI Jatim Desak Pemerintah Tindak Tegas Travel Haji Ilegal

Ia merujuk pada pengalaman buruk sekitar tahun 1985, di mana aktivitas migas justru memicu kerusakan lingkungan laut serta dampak sosial-ekonomi yang belum tertangani hingga hari ini.

“Eksplorasi migas pernah terjadi di sini, dan dampaknya sangat terasa: ekosistem laut rusak, kehidupan nelayan semakin sulit, dan kesejahteraan masyarakat hanya dijadikan janji manis yang tidak terbukti,” ungkap Fadli kepada News9.id, Sabtu (14/6/2025).

Menurutnya, bukannya mengalami peningkatan taraf hidup, warga malah banyak yang memilih menjadi tenaga kerja migran karena tekanan ekonomi pasca eksplorasi.

“Awalnya, masyarakat berharap adanya eksplorasi migas bisa membawa kesejahteraan. Tapi yang terjadi malah sebaliknya, hidup makin sengsara. Banyak warga yang akhirnya menjadi TKI,” lanjutnya.

Fadli juga menyoroti pendekatan korporasi yang menurutnya terlalu berorientasi pada keuntungan semata, tanpa memperhatikan nasib masyarakat lokal.

“Kami tegas menolak survei seismik di West Kangean. Kami punya referensi dari pengalaman di Pagerungan Besar, yang justru memperlihatkan bagaimana perusahaan lebih mementingkan profit daripada dampak sosial dan lingkungan. Kami akan terus mengawal isu ini,” tegasnya.

Sebagai informasi, survei seismik 3D itu akan dilakukan oleh PT Kangean Energy Indonesia (KEI), anak perusahaan dari PT Energi Mega Persada Tbk., yang berada di bawah naungan Grup Bakrie.

Baca Juga:  Hari Amal Bakti Ke-80, Kemenag Lumajang Ditandai Jalan Sehat dengan Pengamanan Polisi

KEI merupakan operator utama eksploitasi migas di Blok Kangean, termasuk wilayah Pagerungan Besar.

Penolakan dari elemen masyarakat ini menjadi sinyal penting bagi pemerintah dan korporasi untuk tidak mengabaikan suara warga kepulauan, yang selama ini justru berada di garis depan merasakan dampak langsung dari aktivitas industri ekstraktif. ***

Baca Juga:  Empat Tahun Ditinggal Kerja ke Luar Negeri, Istri di Pasrujambe Melahirkan
Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan
Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata
BLT-DD Desa Kranggan Disalurkan kepada 15 Keluarga Penerima Manfaat
AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera
Hosnan Targetkan AMP Sapudi dan Jalan Beton Raas Mulai 2027
Pesan Wartawan Senior Ibnu Hajar di Forum PWRI Sumenep
Siswi SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong 5 Medali di Kompetisi Nasional
Kejati Jatim Beri Penghargaan Kepada PKN
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:22 WIB

BLT-DD Desa Kranggan Disalurkan kepada 15 Keluarga Penerima Manfaat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:27 WIB

AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera

Rabu, 30 September 2026 - 18:42 WIB

Hosnan Targetkan AMP Sapudi dan Jalan Beton Raas Mulai 2027

Berita Terbaru

FOTO: Sulaisi Abdurrazaq, S.H.I., M.I.P., selaku kuasa hukum Mahyuni. @by_News9.id

HUKRIM

Kasus Pohon Siwalan, Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka

Sabtu, 10 Okt 2026 - 12:51 WIB

FOTO: Kepala Puskesmas Robatal, Benny Irawan, saat digiring ke Polres Sampang. @by_News9.id

Headline

Kapus Robatal Digiring ke Polres Sampang Usai Penggerebekan

Kamis, 8 Okt 2026 - 20:06 WIB