Dua Prasasti, Satu Proyek: Aktivis Minta Inspektorat Sumenep Audit DD Desa Daandung

- Redaksi

Rabu, 18 Juni 2025 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Dua prasasti proyek pada titik lokasi yang sama namun dengan tahun anggaran yang berbeda, 2023 dan 2024. @by_News9.id

FOTO: Dua prasasti proyek pada titik lokasi yang sama namun dengan tahun anggaran yang berbeda, 2023 dan 2024. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Proyek pengaspalan jalan di Dusun Daandung Atas, Desa Daandung, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, kembali memicu polemik.

Pasalnya, warga menemukan dua prasasti proyek pada titik lokasi yang sama namun dengan tahun anggaran yang berbeda, yakni 2023 dan 2024.

Temuan tersebut mengundang dugaan kuat manipulasi administrasi dan memicu keresahan di tengah masyarakat.

Menurut penuturan warga setempat, seluruh pengerjaan jalan telah rampung serentak pada akhir 2023.

Namun, kehadiran dua prasasti dengan anggaran yang berbeda menimbulkan kecurigaan adanya pembelahan proyek secara administratif yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

“Kami menduga ini proyek satu paket yang hanya dikerjakan sekali, tapi dibagi ke dalam dua tahun anggaran. Ini sangat mencurigakan dan berpotensi fiktif,” ujar Prasianto, perwakilan dari Aliansi Progresif Sumenep, Rabu (18/6/2025).

Prasianto mendesak aparat penegak hukum seperti Kejaksaan, BPK, Inspektorat, hingga unit Tipikor untuk segera turun tangan dan melakukan audit menyeluruh terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Daandung dari tahun 2022 hingga 2024.

Baca Juga:  Transformasi Jembatan Tugu Lewat TMMD Ke-123 Kodim 0821/Lumajang: Menyongsong Infrastruktur Lebih Baik

Selain itu, ia juga menyoroti ketidakterbukaan pemerintah desa terhadap data APBDes, serta ketiadaan papan informasi proyek yang seharusnya wajib dipasang sesuai ketentuan perundang-undangan.

Berdasarkan penelusuran News9.id, proyek pengaspalan tersebut terdiri dari Tahun Anggaran 2024, Volume jalan 450 meter, lebar 3 meter, dengan nilai Rp274.104.500 dari Dana Desa.

Baca Juga:  Bocah 9 Tahun Meninggal Dunia, Diduga Tenggelam di Sungai

Kemudian, Tahun Anggaran 2023, Volume jalan 400 meter, lebar 3 meter, dengan nilai Rp238.800.750, juga dari Dana Desa.

Keduanya dikerjakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) bidang pembangunan desa.

Namun kuat dugaan bahwa pelaksanaannya hanya dilakukan sekali, yang berarti adanya indikasi pemecahan anggaran tanpa dasar teknis yang sah.

Baca Juga:  Kalapas Banyuwangi Ajak Keluarga Warga Binaan Wujudkan Lapas Banyuwangi Bebas dari Pungli

Sampai berita ini diterbitkan, Kepala Desa Daandung, Sairi, belum memberikan klarifikasi resmi terkait temuan tersebut, dan melilih bungkam yang justru mempertegas dugaan adanya penyimpangan dalam pengelolaan Dana Desa.

Kini, publik menanti langkah tegas dari aparat penegak hukum dan lembaga pengawasan untuk mengusut tuntas kasus tersebut demi memastikan akuntabilitas dan transparansi penggunaan Dana Desa, terutama di wilayah terpencil yang rentan terhadap praktik penyelewengan. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB