Propemperda 2025: DPRD Sumenep Tetapkan 39 Raperda

- Editorial Team

Rabu, 1 Oktober 2025 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Sumenep, Ahmad Jahairi, S.IP., M.Phil., @by_News9.id

FOTO: Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Sumenep, Ahmad Jahairi, S.IP., M.Phil., @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – DPRD Kabupaten Sumenep resmi menetapkan 39 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2025.

Penetapan itu dilakukan melalui rapat paripurna persetujuan bersama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, pada Senin (10/2/2025), lalu.

Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Sumenep, Ahmad Jahairi, S.IP., M.Phil., menyampaikan penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan DPRD Sumenep Nomor 100.3/09/KEP/435.050/2025.

Dari total 39 Raperda, 30 di antaranya merupakan usulan DPRD, sementara sembilan sisanya dari Pemkab Sumenep.

“Raperda usul prakarsa DPRD sebanyak 30, sedangkan sembilan lainnya merupakan usul pemerintah daerah,” ungkap Jahairi, Senin (29/9/2025).

Dari puluhan Raperda yang ditetapkan, Raperda Perlindungan dan Pemberdayaan Petani menjadi sorotan.

Baca Juga:  Acara Ritmik Madura Dinilai Kontraproduktif terhadap Program ‘Sumenepku Bersih'

Meski sudah masuk dalam daftar usulan DPRD 2025, regulasi penting itu belum juga dibahas tahun ini.

“Perda Perlindungan dan Pemberdayaan Petani masuk dalam usulan, tapi belum dijadwalkan untuk pembahasan tahun ini,” tegas Jahairi.

Ia menambahkan, Fraksi Nasdem akan mendorong agar Raperda tersebut menjadi prioritas pembahasan di 2026, termasuk perlindungan nelayan.

“Harus segera jadi prioritas dan diselesaikan,” ujarnya.

Beberapa Raperda usulan DPRD Sumenep yang menonjol di antaranya:

  • Raperda tentang Reforma Agraria.
  • Raperda tentang Sistem Kesehatan Daerah.
  • Raperda tentang Penyelenggaraan Parkir.
  • Raperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.
  • Raperda tentang Pencegahan dan Penanganan KDRT.
  • Raperda tentang Pembatasan Usia Pengguna Media Sosial.
  • Raperda tentang Fasilitasi Pengembangan Pondok Pesantren.
  • Raperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petambak Garam.
Baca Juga:  Polsek Laren Laksanakan Commander Wish Pagi di Simpang Empat Pasar Laren 

Sementara itu, sembilan Raperda usulan Pemkab Sumenep meliputi antara lain:

  • Raperda tentang Perusahaan Umum Daerah Sumekar.
  • Raperda tentang Perlindungan Keris.
  • Raperda tentang Penyertaan Modal kepada PT WUS.
  • Raperda tentang RPJMD Sumenep 2025–2029.
  • Raperda tentang Regulasi Pertembakauan.
Baca Juga:  Kapolres Lamongan Cup Tahun 2025 Berlangsung Meriah Di Gor Lamongan Sport Center

Berdasarkan jadwal DPRD, enam Raperda mulai dibahas melalui Panitia Khusus (Pansus) sejak 7 Oktober hingga 20 Desember 2025, di antaranya:

  • Raperda tentang PT WUS.
  • Raperda tentang Pendidikan Wawasan Kebangsaan.
  • Raperda tentang Perlindungan Keris.
  • Raperda tentang Sistem Kesehatan Daerah.
  • Raperda tentang Perlindungan Petambak Garam.
  • Raperda tentang Pengendalian Pencemaran Air Permukaan bagi Tambak Udang.

“Penetapan 39 Raperda ini diharapkan tidak sekadar formalitas tahunan, melainkan benar-benar menjadi instrumen hukum yang menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama petani, nelayan, hingga pelaku ekonomi lokal,” tukas Jahairi. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan
Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata
BLT-DD Desa Kranggan Disalurkan kepada 15 Keluarga Penerima Manfaat
AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera
Hosnan Targetkan AMP Sapudi dan Jalan Beton Raas Mulai 2027
Pesan Wartawan Senior Ibnu Hajar di Forum PWRI Sumenep
Siswi SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong 5 Medali di Kompetisi Nasional
Kejati Jatim Beri Penghargaan Kepada PKN
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:27 WIB

AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera

Rabu, 30 September 2026 - 18:42 WIB

Hosnan Targetkan AMP Sapudi dan Jalan Beton Raas Mulai 2027

Rabu, 30 September 2026 - 17:05 WIB

Pesan Wartawan Senior Ibnu Hajar di Forum PWRI Sumenep

Berita Terbaru

FOTO: Kepala Puskesmas Robatal, Benny Irawan, saat digiring ke Polres Sampang. @by_News9.id

Headline

Kapus Robatal Digiring ke Polres Sampang Usai Penggerebekan

Kamis, 8 Okt 2026 - 20:06 WIB