Bupati Sumenep Harus Hadir, Konflik Kangean di Ambang Bahaya

- Redaksi

Rabu, 5 November 2025 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Sahid Badri, Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah (PPD) HMI Cabang Sumenep, @by_News9.id

FOTO: Sahid Badri, Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah (PPD) HMI Cabang Sumenep, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Ketegangan antara warga Kepulauan Kangean dan PT Kangean Energi Indonesia (KEI) kian memuncak.

Setelah aksi penolakan survei seismik berujung pada penangkapan enam nelayan, kini situasi di wilayah kepulauan itu disebut mengarah pada potensi konflik sosial yang lebih luas.

Melihat kondisi tersebut, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sumenep turun tangan dan mendesak Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, agar tidak tinggal diam.

Mereka menuntut pemerintah daerah segera hadir untuk meredam gejolak yang tengah membara di tengah masyarakat Kangean.

Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah (PPD) HMI Cabang Sumenep, Sahid Badri, menegaskan bahwa Pemkab Sumenep memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk melindungi rakyatnya.

“Pemerintah daerah harus segera hadir di tengah polemik yang terjadi dan berpihak pada kepentingan rakyat, bukan pada kepentingan korporasi,” ujar Sahid kepada News9.id, Rabu (5/11/2025).

Menurutnya, meningkatnya keresahan masyarakat Kangean harus menjadi alarm bagi pemerintah daerah.

Baca Juga:  Komisi II DPRD Probolinggo Dorong Pendataan Gudang Tembakau untuk Amankan Serapan Panen Petani

Jika tidak segera direspons, lanjut Sahid, situasi di lapangan bisa berkembang menjadi konflik horizontal yang sulit dikendalikan.

“Kalau pemerintah daerah terus diam, besar kemungkinan akan ada tindakan yang lebih keras dari masyarakat. Ini harus segera diantisipasi,” tegasnya.

Diketahui, penolakan terhadap aktivitas survei seismik PT KEI menjadi pemicu utama gejolak di Kangean.

Baca Juga:  SKAB Ilegal Marak, Pengusaha Tambang Resmi Meradang

Warga menuding kegiatan tersebut berpotensi merusak ekosistem laut dan mengancam mata pencaharian nelayan yang selama ini hidup dari hasil tangkapan di perairan sekitar.

Di sisi lain, HMI Cabang Sumenep pun menilai bahwa penyelesaian masalah tersebut membutuhkan langkah mediasi yang jujur dan terbuka.

Mereka mendorong Pemkab Sumenep memfasilitasi dialog antara masyarakat, perusahaan, dan aparat penegak hukum untuk mencari solusi yang adil bagi semua pihak.

“Pemerintah daerah harus segera mencari solusi konkret agar persoalan ini tidak berlarut-larut. Jangan tunggu sampai ada korban baru di lapangan,” tandas Sahid.

Hingga berita ini diterbitkan, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo belum memberikan pernyataan resmi atas desakan HMI tersebut.

Baca Juga:  Dugaan Pungli di Food Colony, Kadiskop Pamekasan Tutup Mata

Sementara itu, situasi di Kepulauan Kangean terus menjadi perhatian serius publik, mengingat tingginya dinamika sosial dan ekonomi masyarakat pesisir yang sangat bergantung pada laut sebagai sumber utama kehidupan mereka. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Mahyuni, pemilik pohon, bersama keluarga saat mendatangi Polresta Sumenep. @by_News9.id

HUKUM & KRIMINAL

Program Lisdes di Batang-Batang Daya Berujung Laporan Polisi

Rabu, 12 Agu 2026 - 23:45 WIB

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB