Perselisihan di Lahan Pertanian Berakhir Tewas, Pelaku Diamankan Polisi

- Editorial Team

Kamis, 4 Desember 2025 - 07:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Polres Sampang saat mengamankan Terduga yang menewaskan Petani di Desa Noreh, Sreseh, Sampang, Rabu sore (3/12). @by_News9.id

FOTO: Polres Sampang saat mengamankan Terduga yang menewaskan Petani di Desa Noreh, Sreseh, Sampang, Rabu sore (3/12). @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Ketenteraman warga Dusun Nambengan, Desa Noreh, Kecamatan Sreseh, Sampang, Madura terusik pada Rabu sore, (3/12).

Seorang petani, Suja’i, 52 tahun, ditemukan tak bernyawa di jalur pematang sekitar pukul 15.00 WIB.

Ia menjadi korban kekerasan yang diduga dilakukan oleh tetangganya sendiri, Mat Tangwar, 60 tahun.

Peristiwa itu bermula ketika Suja’i sedang mencari rumput di lahan kakaknya. Di area yang berdampingan, Mat Tangwar juga tengah bekerja di ladangnya.

Baca Juga:  Jual LPG di Atas HET, Warga Desak Pemkab Sumenep Sidak Pangkalan Nakal

Pertemuan keduanya, yang semula dianggap biasa oleh warga sekitar, justru berubah menjadi perselisihan yang berujung pada tragedi.

Menurut keterangan kepolisian, Suja’i sempat berupaya menyelamatkan diri dengan berlari sekitar seratus meter ke arah utara.

Namun nyawanya tak tertolong setelah mengalami luka serius. Polisi mencatat beberapa luka fatal pada tubuh korban yang menjadi penyebab kematian.

Baca Juga:  Filosofis Lambang Kabupaten Pamekasan

Unit Satreskrim Polres Sampang langsung mengamankan Mat Tangwar berikut sejumlah barang bukti, di antaranya sebilah celurit dengan gagang rusak, cangkul, serta pakaian yang terdapat bercak darah.

“Betul, Satreskrim Polres Sampang sudah mengamankan terduga pelaku,” kata Pelaksana Harian Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo.

Hingga kini, penyidik masih mengurai motif di balik perselisihan dua petani yang selama ini tak pernah terdengar memiliki konflik serius.

Baca Juga:  Kronologi Mobil Agya Terbakar di Depan Masjid Jamik Sumenep

Polisi berhati-hati memastikan akar peristiwa agar tidak memicu spekulasi di masyarakat.

“Kami meminta warga tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi selama proses penyelidikan berlangsung,” ujar Eko.

Tragedi ini membuat warga Nambengan terkejut. Di tengah aktivitas pertanian yang biasanya berlangsung tenang, mereka kini menunggu kejelasan penyebab konflik yang merenggut satu nyawa itu. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Para peserta mengikuti pengujian sesuai jenjang kompetensi Muda, Madya, dan Utama. @by_News9.id

DAERAH

Hasil UKW di Surabaya, 29 Wartawan Raih Predikat Kompeten

Jumat, 16 Okt 2026 - 23:28 WIB

FOTO: Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, S.Si., M.IP., (tengah) saat menghadiri kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perisai Anak Jadi Andalan Diskominfo Jatim

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:07 WIB