Proyek Irigasi P3TGAI Ratusan Juta di Kertasada Menuai Sorotan

- Redaktur

Selasa, 23 Desember 2025 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Lokasi proyek berada di Dusun Kerkop, Jalan Bandara Trunojoyo RT 004 RW 003, Desa Kertasada, kawasan yang di sekitarnya justru terdapat gudang Bulog, @by_News9.id

FOTO: Lokasi proyek berada di Dusun Kerkop, Jalan Bandara Trunojoyo RT 004 RW 003, Desa Kertasada, kawasan yang di sekitarnya justru terdapat gudang Bulog, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Proyek irigasi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) Tahun Anggaran 2024 yang berlokasi di Desa Kertasada, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menuai sorotan tajam publik.

Proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan nilai anggaran sekitar Rp198 juta tersebut diduga kuat tidak dikerjakan sesuai perencanaan dan menyimpang dari tujuan utama program P3TGAI.

Hasil penelusuran di lapangan menunjukkan, proyek irigasi yang pelaksanaannya berada langsung di tingkat desa itu terindikasi dikerjakan secara asal-asalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu temuan paling mencolok bagian bawah bangunan irigasi yang tidak diplester, sehingga memunculkan kekhawatiran serius terkait kualitas, kekuatan struktur, serta daya tahan bangunan dalam jangka panjang.

“Selain kualitas pekerjaan, lokasi pembangunan proyek juga patut dipertanyakan,” ujar sumber internal kepada media ini, Senin (22/12/2025).

Menurut sumber, proyek irigasi P3TGAI itu diduga tidak tepat sasaran karena dibangun di wilayah yang bukan merupakan lahan pertanian aktif.

Baca Juga:  Gedung Sekolah Nyaris Roboh, Siswa SDN Banjar Billah 1 Belajar dengan Rasa Waswas

Lokasi proyek berada di Dusun Kerkop, Jalan Bandara Trunojoyo RT 004 RW 003, Desa Kertasada, kawasan yang di sekitarnya justru terdapat gudang Bulog, bukan hamparan sawah atau lahan pertanian produktif.

Baca Juga:  PDM Sumenep Bongkar Peredaran Narkoba di Kepulauan

Kondisi tersebut dinilai bertentangan dengan tujuan utama program P3TGAI yang sejatinya difokuskan untuk mendukung sistem irigasi pertanian dan meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani.

Selain itu, proyek tersebut juga diduga tidak dilengkapi papan informasi atau prasasti proyek.

Padahal, keberadaan papan informasi merupakan bentuk kewajiban untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara.

“Ketiadaan prasasti menyulitkan masyarakat untuk mengetahui detail proyek sekaligus melakukan pengawasan,” ungkap sumber tersebut.

Serangkaian temuan itu memunculkan dugaan adanya potensi kerugian keuangan negara, apabila pelaksanaan proyek tidak sesuai spesifikasi teknis maupun peruntukannya.

Masyarakat pun berharap agar instansi terkait, mulai dari dinas teknis, inspektorat, hingga aparat penegak hukum, dapat turun langsung ke lapangan guna memastikan apakah proyek P3TGAI di Desa Kertasada telah dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga:  Gembar-gembor Sosialisasi, Narkoba di Masalembu Pindah Tempat: Bandar Tetap Bebas

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi saat menghubungi Kepala Desa Kertasada untuk memperoleh konfirmasi dan klarifikasi resmi terkait dugaan tersebut, termasuk soal pemilihan lokasi proyek, kualitas pekerjaan, serta alasan tidak dipasangnya papan informasi belum membuahkan hasil.

Klarifikasi dari pemerintah desa dinilai penting demi menjaga asas keterbukaan informasi publik dan memberikan penjelasan yang berimbang kepada masyarakat. ***

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Moh. Syaiful Anam alias Nanang, terduga bandar narkoba di wilayah Masalembu. @by_News9.id

HUKRIM

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:49 WIB

FOTO: Barang bukti narkotika jenis sabu hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. @by_News9.id

HUKRIM

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Kamis, 13 Agu 2026 - 09:38 WIB