SUMENEP, NEWS9 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, kembali menorehkan prestasi di tingkat Jawa Timur.
Kali ini, Pemkab Sumenep berhasil memborong tiga penghargaan Juara 1 dalam ajang Syariah Award Jawa Timur 2026.
Tiga penghargaan tersebut masing-masing diraih pada kategori Keuangan Mikro Syariah, Inklusi Keuangan Syariah Pemerintah Daerah, dan Wakaf.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Capaian itu dinilai menjadi bukti atas upaya Pemkab Sumenep dalam membangun ekosistem ekonomi dan keuangan syariah yang inklusif.
Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini berkontribusi dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Kabupaten Sumenep.
“Penghargaannya sebagai bukti upaya Pemkab Sumenep dalam membangun ekosistem ekonomi dan keuangan syariah yang inklusif, sekaligus meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengembangan ekonomi berbasis syariah,” kata KH. Imam Hasyim, Senin (28/9/2026).
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi pemerintah daerah, perangkat daerah, lembaga keuangan, serta berbagai elemen masyarakat yang ikut mendukung penguatan ekonomi dan keuangan syariah.
Dia menegaskan, penghargaan tersebut tidak boleh hanya dipandang sebagai capaian administratif.
Sebaliknya, prestasi itu harus menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas program dan pelayanan kepada masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi pemerintah daerah untuk memperkuat ekonomi dan keuangan syariah, yang ujung-ujungnya programnya memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” terangnya.
KH. Imam Hasyim menambahkan, Pemkab Sumenep berkomitmen memperluas pengembangan ekonomi dan keuangan syariah melalui berbagai program yang dapat meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus memperluas akses terhadap layanan keuangan syariah.
Langkah tersebut diharapkan tidak berhenti pada pencapaian penghargaan, tetapi mampu menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendorong kemandirian ekonomi dan peningkatan kesejahteraan.
“Perangkat daerah jangan berhenti pada penghargaan, tetapi prestasi ini harus menjadi energi untuk berinovasi, memperluas manfaat dan menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat,” pungkasnya. ***
Penulis : Khairil
Editor : Seno CS
Sumber Berita: https://News9.id









