Diduga Proyek Siluman, SDN Kertosari 02 Pasrujambe Disorot

- Editorial Team

Sabtu, 3 Januari 2026 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Revitalisasi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kertosari 02. @by_News9.id

FOTO: Revitalisasi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kertosari 02. @by_News9.id

LUMAJANG, NEWS9 – Program revitalisasi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kertosari 02 di Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, telah selesai 100 persen dengan sumber dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025.

Kepala Sekolah SDN Kertosari 02, Asroful Hadi, mengatakan bahwa pekerjaan revitalisasi itu mencakup rehab ruang kelas dan tiga bangunan sudah selesai 100 persen.

Saat dikonfirmasi redaksi News9.id, Asroful mengungkapkan, bahwa program revitalisasi di sekolahnya sudah selesai 100 persen.

“Kalau bangunan yang bukan revitalisasi itu kendalanya di tukang, itu sumber dananya dari CSR. Kalau ini yang revitalisasi sudah selesai 100 persen, kalau yang CSR papan informasinya saya tidak tahu, soalnya kan bukan swadaya. Ada yang nangani sendiri, kontraktor yang nangani. CV yang nangani saya kurang tahu, ada penanggung jawabnya sendiri, pengerjaannya tidak ada batas waktu, soalnya itu dampak bencana menurut CSR”, ujar Asroful, Jum’at 2 Januari 2026 pagi.

Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah pedesaan.

Baca Juga:  Kabag Perekonomian dan SDA Sumenep Bungkam, Dugaan Penyelewengan LPG Subsidi Menguat

Sementara itu, renovasi bangunan sekolah yang bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) salah satu perusahaan swasta masih dalam tahap pengerjaan.

“Proyek ini bukan swadaya, dan pengerjaannya tidak ada batas waktu. CSR ini dari perusahaan, ndak tahu darimana, anggarannya juga kurang tahu saya. Kalau revitalisasi ini swadaya, laporannya sudah 100 persen. Saya kemarin juga konfirmasi ke dinas, dinasnya juga tidak tahu samasekali, jadi dinasnya juga bingung. Kalau yang revitalisasi ini tiga bangunan mulai dari pondasi dan ruang kelas rehabilitasi”, ungkapnya kepada media ini.

Ditambahkan Asroful, bahwa terkait CSR dirinya tidak tahu.

“Karena itu dampak bencana, kita hanya terima kunci dan terima manfaatnya, dan tidak ada batasan pengerjaannya. Saya baru tahu setelah dikejar-kejar wartawan, kami tidak tahu, kami tidak bisa jawab karena penanggung jawabnya juga jarang ketemu. Penanggung jawabnya staf ahli DPR RI pusat, namanya p Along. CSRnya rehab 4 ruang, ini penanggung jawabnya janjian mau kesini ketemu saya sekarang”, terang Asroful.

Program revitalisasi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kertosari 02 di Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025 telah rampung 100 persen.

Baca Juga:  Lantunan Sholawat dan Program Unggulan, Bunda Indah - Mas Yudha Sambut Pilkada dengan Khidmat

Namun, muncul dugaan tumpang tindih dengan program rehabilitasi bangunan sekolah yang bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR), karena keduanya berjalan secara bersamaan.

Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Lumajang, melalui bidang sarpras saat dikonfirmasi via telepon selulernya, menyatakan revitalisasi APBN fokus pada fasilitas inti seperti ruang kelas, toilet dan lab sudah selesai 100 peesen kini telah selesai dan siap pakai.

“Terkait CSR ini, dari kami sendiri belum dapat informasi yang resmi hari ini, saya masih coba gali informasi. Artinya, CSR ini dari mana, kemudian mekanismenya bagaimana, nominalnya berapa, data ini kami masih mencari informasi. Kalau yang revitalisasi sudah selesai 100 persen, kalau yang belum selesai itu bukan yang dari revitalisasi. CSRnya ini dari mana saya masih belum jelas informasinya, masih simpang siur informasinya. Jadi disitu ada dua anggaran, kalau revitalisasi itu papan namanya jelas terpampang, mbangun apa saja itu saya yakin kalau revitalisasi itu ada”, jelasnya.

Warga setempat menduga adanya tumpang tindih anggaran karena kedua proyek berlangsung di waktu yang sama di lokasi yang identik.

“Kenapa dua program sekaligus untuk sekolah yang sama? Apakah tidak ada koordinasi?” tanya salah satu seorang warga setempat yang enggan disebut namanya.

Dinas Pendidikan belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan tersebut, karena masih dilakukan penelusuran.

Baca Juga:  Penanaman Bersama untuk Pelestarian Lingkungan dan Penyerahan Alat Ekonomi Produktif di Wisata Tumpak Sewu

Pemerintah daerah diminta menelusuri agar tidak ada pemborosan dana publik dan swasta di masa depan. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Agus Dwi Saputra, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Pemkab Sumenep Dorong Tenaga Kerja Lokal Terserap Dunia Industri

Minggu, 27 Sep 2026 - 07:11 WIB

FOTO: Penemuan seorang perempuan dalam kondisi meninggal dunia di area tanah tegal. @by_News9.id

PERISTIWA

Sempat Hilang Dua Hari, Perempuan 62 Tahun Ditemukan Meninggal

Jumat, 25 Sep 2026 - 23:45 WIB