Dewan Pendidikan Sampang Soroti Kekhawatiran Atas KBM dan Data Siswa di SDN 1 Batuporo Timur

- Editorial Team

Selasa, 20 Januari 2026 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Dewan Pendidikan Kabupaten Sampang Hasan Rohmad. @by_News9.id

FOTO: Dewan Pendidikan Kabupaten Sampang Hasan Rohmad. @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Dewan Pendidikan Kabupaten Sampang menyatakan keprihatinan mendalam atas dugaan ketidakwajaran penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar (KBM) di SDN 1 Batuporo Timur, Kecamatan Kedungdung.

Sekolah dasar negeri tersebut disebut-sebut hanya melaksanakan KBM pada hari Jumat serta diduga memiliki ketidaksesuaian jumlah peserta didik antara data Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dengan kondisi faktual di lapangan.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul penjelasan Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Moh. Yusuf, kepada awak media terkait kondisi operasional sekolah tersebut.

Dewan Pendidikan menilai informasi tersebut perlu ditindaklanjuti secara serius dan objektif demi menjaga kredibilitas tata kelola pendidikan daerah.

“Integritas data pendidikan adalah fondasi utama pembangunan sumber daya manusia. Jika terdapat selisih antara data Dapodik dan kondisi riil siswa, maka itu persoalan serius yang tidak bisa dianggap sepele,” ujar Dewan Pendidikan Kabupaten Sampang, Hasan Rohmad, Selasa (20/1).

Menurut Hasan, Dewan Pendidikan mendorong dilakukannya verifikasi lapangan secara menyeluruh untuk memastikan keberadaan siswa yang tercatat dalam sistem benar-benar nyata dan mendapatkan layanan pendidikan sebagaimana mestinya.

Baca Juga:  RSUD Bongkar Fakta Manipulasi Kematian Narapidana Rutan Sumenep

Langkah ini dinilai penting untuk menjaga akurasi data yang menjadi dasar perencanaan anggaran dan program pendidikan.

Selain itu, Dewan Pendidikan juga menyoroti dugaan KBM yang hanya berlangsung satu hari dalam sepekan.

Jika benar terjadi, kondisi tersebut dinilai bertentangan dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan serta kalender akademik yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

“Sekolah harus berfungsi sebagai ruang belajar aktif setiap hari kerja. Kami akan merekomendasikan kepada Dinas Pendidikan untuk melakukan audit terhadap jadwal mengajar guru dan tingkat kehadiran siswa,” tegas Hasan.

Lebih lanjut, Dewan Pendidikan turut mencermati aspek transparansi dan akuntabilitas program pemerintah.

Baca Juga:  Parah Dana Desa Habis, Pemdes Kramian Tidak Transparan

Pasalnya, SDN 1 Batuporo Timur tercatat sebagai penerima sejumlah program bantuan, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta alokasi dana operasional melalui Satuan Pendidikan Penyelenggara Gizi (SPPG).

“Kami berkepentingan memastikan bahwa setiap rupiah anggaran negara benar-benar tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh siswa yang nyata, bukan sekadar tercantum dalam administrasi,” jelasnya.

Dalam konteks pengelolaan sekolah, Dewan Pendidikan menyatakan dukungan terhadap langkah pembinaan hingga tindakan administratif tegas apabila ditemukan pelanggaran, baik berupa manipulasi data maupun pembiaran terhadap ketidakaktifan KBM.

Baca Juga:  Solar Subsidi Kacau di SPBU 54.694.02, Antrean Panjang Jadi Bukti Pembiaran Pemkab Sumenep

Langkah tersebut dinilai perlu demi menjaga marwah dan kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Sampang.

Di sisi lain, Dewan Pendidikan juga mengapresiasi peran masyarakat dan media sebagai bagian dari kontrol sosial.

Partisipasi publik dinilai penting untuk mendorong perbaikan tata kelola pendidikan secara berkelanjutan.

“Kami mengajak masyarakat untuk terus proaktif melaporkan kejanggalan di lingkungan pendidikan. Ini bagian dari upaya bersama mewujudkan Sampang yang cerdas dan berintegritas,” pungkas Hasan Rohmad. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Sekda Sumenep Agus Dwi Saputra (tengah), bersama Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumenep, Mustangin (kanan), saat mengunjungi salah satu stand perusahaan. @by_News9.id

EKONOMI BISNIS

Job Fair 2026 Sumenep Buka 3.141 Lowongan Kerja

Senin, 28 Sep 2026 - 09:19 WIB

FOTO: Rapat staf di lingkungan Diskominfo Sumenep, @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Kadis Kominfo Sumenep Tekankan Disiplin dan Kekompakan

Senin, 28 Sep 2026 - 09:02 WIB