Menu MBG di Sampang Tuai Kritik, Disebut Mirip ‘Berkat Molodan’

- Editorial Team

Senin, 23 Februari 2026 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Menu MBG di SDN Gunung Sekar 1 Sampang, beralih menjadi Berkat Moloten, @by_News9.id

FOTO: Menu MBG di SDN Gunung Sekar 1 Sampang, beralih menjadi Berkat Moloten, @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Gunung Sekar 1, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura, jadi perbincangan hangat bukan karena makanannya disajikan di sekolah, melainkan karena dibagikan dalam bentuk bingkisan, Senin (23/2).

Isi paket yang beredar di grup WhatsApp cukup beragam: satu butir telur, sepotong roti kecil, dua kotak susu 125 ml, enam butir kurma, satu cup kecil jelly, satu buah pir, dan satu potong paha ayam ungkep.

Kemasan seperti itu langsung menuai kritik. Sejumlah wali murid dan warganet menyebutnya mirip “berkat molodan” bingkisan makanan yang biasa dibagikan saat acara keagamaan, bukan untuk konsumsi harian di sekolah.

Baca Juga:  Jelang Purna Tugas, Satgas TMMD ke-123 Kodim 0821/Lumajang Pamit ke Warga Desa Burno

Sumber paket makanan ini belum diketahui pasti. Dari 20 dapur yang beroperasi di Kecamatan Sampang, belum jelas dapur mana yang menyuplai sekolah tersebut.

Polemik utama bukan hanya soal menu, tapi juga cara distribusinya. Belum ada kejelasan apakah paket itu untuk sekali makan atau untuk beberapa hari ke depan.

Baca Juga:  IWB Desak Audit MBG Kalibaru, Sebut Ada Potensi Pelanggaran SOP dan Kerugian Negara

Padahal, merujuk Surat Edaran Badan Gizi Nasional Nomor 3 Tahun 2026, distribusi paket makanan (bundling) selama Ramadan diperbolehkan maksimal untuk kebutuhan tiga hari.

Namun, hal ini menimbulkan pertanyaan soal keamanan pangan, terutama untuk lauk basah seperti ayam ungkep yang mudah basi.

Seorang wali murid yang tak mau disebut namanya mengaku kaget. Ia meminta agar pemerintah dan sekolah lebih transparan.

“Kalau memang untuk tiga hari, harus ada penjelasan resmi. Anak-anak butuh makan bergizi setiap hari. Jangan sampai niat baik jadi simpang siur. Apalagi soal kualitas makanan, bagaimana kalau ayamnya basi?” ujarnya kepada News9.id.

Ia menegaskan pentingnya kejelasan standar porsi dan jaminan mutu gizi agar tidak timbul kesalahpahaman di masyarakat.

Baca Juga:  Heboh Isu Nikah Siri Oknum Kapolsek Sumenep, Viral Curhatan di TikTok: Dia Harus Bertanggung Jawab!

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah dan dapur penyedia belum memberikan tanggapan resmi. Program yang seharusnya menjamin asupan gizi harian siswa justru kini dihadapkan pada persoalan teknis distribusi. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, S.Si., M.IP., (tengah) saat menghadiri kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perisai Anak Jadi Andalan Diskominfo Jatim

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:07 WIB

FOTO: IMI dalam Aksi Demonstrasi di Universitas PGRI Sumenep. @by_News9.id

DAERAH

IMI Desak Evaluasi Satgas dan Transparansi PKKMB

Kamis, 15 Okt 2026 - 07:45 WIB