MBG Ramadan di Sampang Dikeluhkan, Wali Murid: Tak Seimbang untuk Tiga Hari

- Penulis

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Paket Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan saat Ramadan, @by_News9.id

FOTO: Paket Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan saat Ramadan, @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Sejumlah wali murid di SDN Majengan 1, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, mengeluhkan paket Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan saat Ramadan, Kamis (26/2).

Paket yang diduga diperuntukkan untuk konsumsi tiga hari itu dinilai tidak seimbang baik dari sisi alokasi maupun nilai gizinya bagi siswa yang menjalankan ibadah puasa.

Keluhan itu mencuat setelah para orang tua menerima rincian isi paket MBG milik anaknya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk siswa kelas 5, paket disebut berisi tiga susu kotak, dua roti, dua butir telur, satu buah jeruk, serta satu bungkus kurma ukuran sedang berisi enam butir.

Sementara untuk siswa kelas 1, paket terdiri atas dua susu kotak, dua roti, dua butir telur, satu jeruk, dan satu bungkus kecil kurma berisi empat butir.

Baca Juga:  Terkait Musdes Perpanjangan Pj Kades Peniwen, Ini Kata Kadis DPMD Malang

Salah satu wali murid di Kecamatan Jrengik, Azis, mengatakan evaluasi menyeluruh terhadap menu MBG sangat diperlukan.

Menurut dia, asupan nutrisi yang cukup tetap dibutuhkan siswa meski sedang berpuasa, terlebih jika paket tersebut dimaksudkan untuk konsumsi selama tiga hari.

“Di bulan Ramadan ini , saya berharap menunya lebih diperhatikan. Anak-anak memang puasa, tapi tetap butuh asupan yang baik untuk berbuka,” ujar Azis, Kamis, (26/2), kepada News9.id.

Ia menilai komposisi paket yang diterima anaknya yang hanya terdiri atas susu kotak, roti olahan, telur ayam, jeruk, dan kurma belum mencerminkan kebutuhan gizi seimbang untuk beberapa hari.

Baca Juga:  Anak Hilang Dua Pekan Ditemukan di Pulau Mandangin, Polres Sampang Cepat Tanggap

Selain soal kualitas, Azis juga menyoroti dugaan ketidaksesuaian nilai paket dengan alokasi anggaran.

Ia menyebut besaran yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN) berada di kisaran Rp8 ribu hingga Rp10 ribu per porsi per hari.

Jika dihitung untuk tiga hari, kata dia, nilainya seharusnya berkisar Rp24 ribu hingga Rp30 ribu per siswa, tergantung jenjang.

“Kayaknya paket menu MBG untuk porsi tiga hari tidak sampai Rp24 ribu atau Rp30 ribu di masing-masing jenjang,” ujarnya pria yang akrab di panggil Mat Terbang dengan nada kecewa.

Ia mengaku telah mencoba menelusuri perkiraan harga bahan di pasaran dan meyakini nilainya lebih rendah, terlebih jika pengadaan dilakukan secara grosir.

“Saya yakin di pasaran jauh harganya itu, apalagi sistem pembelanjaan secara grosir,” tambahnya.

Hingga kini belum diketahui secara pasti dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mana yang menyuplai paket tersebut.

Baca Juga:  Diduga Proyek Siluman, SDN Kertosari 02 Pasrujambe Disorot

Dugaan sementara mengarah pada dua dapur SPPG di Desa Taman, Kecamatan Jrengik.

Salah satu Kepala SPPG yang ada di Taman Ciken Abdillah Nauvally R. saat di konfirmasi News9.id, membantah keterlibatan dapurnya.

“Itu bukan dari dapur kami,” ujarnya singkat melalui pesan WhatsApp.

Sementara itu, Kepala SPPG Garda Kosong Delapan, Indah Arisanti, yang juga dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, belum memberikan tanggapan hingga berita ini diturunkan.

News9.id akan terus berupaya menggali informasi penyuplai menu MBG tersebut, hingga memperoleh pemberitaan yang berimbang. ***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Mahyuni, pemilik pohon, bersama keluarga saat mendatangi Polresta Sumenep. @by_News9.id

HUKUM & KRIMINAL

Program Lisdes di Batang-Batang Daya Berujung Laporan Polisi

Rabu, 12 Agu 2026 - 23:45 WIB

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB