Perbaikan Mandiri Jalan di Sampang Malah Jadi Petaka

- Redaktur

Selasa, 28 April 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Perbaikan infrastruktur secara swadaya di ruas Jalan Tambelangan–Kotah, @by_News9.id

FOTO: Perbaikan infrastruktur secara swadaya di ruas Jalan Tambelangan–Kotah, @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Upaya perbaikan infrastruktur secara swadaya di ruas Jalan Tambelangan–Kotah, Kabupaten Sampang, justru berubah menjadi masalah baru.

Proyek di Desa Samaran itu kini dikritik tajam oleh sejumlah pihak karena diduga mengabaikan standar teknis dan minimnya koordinasi, menyebabkan akses vital kewenangan pemerintah kabupaten tersebut justru kian memburuk.

Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi jalan yang kontras dan membahayakan.

Separuh ruas jalan di depan Toko Rizki Sumber Abadi telah diurug setinggi 60 sentimeter sepanjang 30 meter dengan metode telford dan dicor manual.

Baca Juga:  Kabupaten Sampang Dipercaya Jadi Lokasi Pemusnahan 23 Kilogram Narkoba Oleh BNNP Jatim

Namun, separuh sisanya dibiarkan terbengkalai dan tergenang air, menciptakan kubangan yang jelas mengganggu aktivitas pengguna jalan dan berpotensi memicu kecelakaan.

Gabungan Wartawan dan Aktivis Tambelangan (GAWAT), M. Tohir mengecam keras pengerjaan tersebut.

Ia menekankan bahwa pembangunan jalan kabupaten tidak bisa dilakukan secara sepihak tanpa melibatkan dinas teknis.

“Ini jalan kabupaten, membangunnya wajib berkoordinasi dengan dinas terkait. Paling tidak, aspek teknis dan kualitas pengerjaannya harus menjadi perhatian utama, bukan asal jadi,” kritiknya. Selasa (28/4).

Tohir menambahkan, aksi perbaikan tanpa perencanaan matang dan izin resmi ini bukan hanya mengganggu mobilitas warga, tetapi juga melanggar fungsi utama jalan untuk lalu lintas.

Baca Juga:  Puncak Harkopnas ke-79 Ribuan Masyarakat Pamekasan mengikuti JJS

Sikap senada disampaikan anggota GAWAT lainnya, Zainal, yang menilai proyek tersebut kontraproduktif.

“Faktanya jalan tidak jadi bagus, malah semakin rusak parah karena perencanaannya tidak matang,” tegas Zainal.

Ia mendesak pemerintah desa, camat, hingga Pemerintah Kabupaten Sampang untuk segera turun tangan menindaklanjuti anomali ini.

Desakan ini muncul di tengah kekhawatiran bahwa tindakan pembangunan tanpa koordinasi dapat memicu gangguan ketertiban, keamanan berlalu lintas, hingga berujung pada persoalan hukum dan konflik sosial.

Baca Juga:  Polda Jatim Amankan Kades Jabung Wetan Probolinggo, Kasusnya Masih Misterius

Sebagaimana diatur dalam UU No. 38 Tahun 2004 tentang Jalan.

seluruh penyelenggaraan jalan kabupaten sepenuhnya berada di bawah otoritas Pemerintah Daerah melalui instansi teknis terkait.

Sementara Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Sampang, Siti Muatifah, belum memberikan respons atas konfirmasi yang dilayangkan News9.id melalui pesan WhatsApp, Selasa (28/4), Hingga berita ini ditayangkan. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Salah satu warisan budaya yang ditampilkan di Tambelangan Fashion Carnival (TFC) ke-6. @by_News9.id

SENI BUDAYA

Spektakuler Pemuda Tambelangan Bersatu Sukses Gelar TFC ke 6 

Minggu, 30 Agu 2026 - 08:11 WIB