Pemkab Madiun Gelar Job Fair 2026, Upaya Nyata Tekan Angka Pengangguran Terbuka

- Editorial Team

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Bupati Madiun, Hari Wuryanto, saat membuka kegiatan Job Fair 2026. @by_News9.id

FOTO: Bupati Madiun, Hari Wuryanto, saat membuka kegiatan Job Fair 2026. @by_News9.id

MADIUN, NEWS9 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, Jawa Timur, terus menunjukkan komitmennya dalam menekan angka pengangguran terbuka melalui penyelenggaraan Job Fair 2026 yang digelar di Pendopo Ronggo Djumeno Kabupaten Madiun, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam mempertemukan pencari kerja dengan dunia industri secara langsung.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, saat membuka kegiatan tersebut menegaskan bahwa persoalan pengangguran bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, termasuk sektor swasta dan dunia usaha.

“Jumlah pengangguran terbuka ini menjadi persoalan bersama yang harus terus ditekan melalui sinergi antara pemerintah dan seluruh pihak terkait,” ujar Bupati Hari Wuryanto.

Berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) 2025 dari Badan Pusat Statistik (BPS), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Madiun mengalami penurunan signifikan dari 4,32 persen pada tahun 2024 menjadi 3,22 persen pada tahun 2025. Jumlah pengangguran juga turun dari 19.285 orang menjadi 14.710 orang.

Baca Juga:  Dandim 0821 Lumajang Tinjau Persiapan Lokasi TMMD ke-123 Tahun 2025 di Desa Burno

Capaian tersebut menjadi indikator positif atas berbagai program ketenagakerjaan yang dijalankan Pemkab Madiun.

Meski demikian, pemerintah daerah tetap menargetkan penurunan angka pengangguran hingga berada pada kisaran 2 hingga 3 persen.

Sebagai bentuk konkret upaya tersebut, Job Fair 2026 digelar selama dua hari, yakni 19–20 Mei 2026, dengan melibatkan sebanyak 60 perusahaan dari berbagai sektor industri.

Baca Juga:  Sekda Sumenep Edy Rasiyadi Siap Purna Tugas, Bursa Pengganti Muncul: Ini 12 Namanya

Sebanyak 32 perusahaan hadir secara langsung di lokasi, sementara 28 perusahaan lainnya mengikuti kegiatan secara daring.

Perusahaan peserta tidak hanya berasal dari wilayah Madiun, tetapi juga dari berbagai daerah lain seperti Pasuruan hingga Kalimantan.

Total lowongan pekerjaan yang tersedia mencapai sekitar 15 ribu posisi dengan kebutuhan tenaga kerja yang beragam.

Menurut data Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Madiun, sekitar 4.500 pencari kerja dari Kabupaten Madiun maupun luar daerah turut mendaftarkan diri dalam kegiatan tersebut.

“Ada perusahaan yang membutuhkan 200 tenaga kerja, 300 tenaga kerja, bahkan ada yang mencapai 2.000 tenaga kerja,” jelasnya.

Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari padatnya area pendopo sejak pagi hari. Para pencari kerja hadir dengan mengenakan pakaian formal, didominasi kemeja putih dan bawahan hitam, sebagai simbol kesiapan memasuki dunia profesional.

Baca Juga:  33 Kapal Dikerahkan, Puncak Arus Balik Ketapang Tembus 52 Persen

Bupati Hari Wuryanto berharap kegiatan bursa kerja tersebut mampu memberikan manfaat optimal, baik bagi perusahaan yang membutuhkan sumber daya manusia berkualitas maupun bagi masyarakat pencari kerja yang ingin memperoleh kesempatan kerja layak.

Dalam pembukaan Job Fair 2026 tersebut, Bupati Madiun turut didampingi Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi, Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun Sigit Budiarto, jajaran Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkab Madiun. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IWB Tagih Ketegasan DPP Gerindra: Sumpah Jabatan Jangan Hanya Sakral Saat Pelantikan, Lalu Dilupakan Saat Kekuasaan Diuji
Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan
Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata
BLT-DD Desa Kranggan Disalurkan kepada 15 Keluarga Penerima Manfaat
AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera
Hosnan Targetkan AMP Sapudi dan Jalan Beton Raas Mulai 2027
Pesan Wartawan Senior Ibnu Hajar di Forum PWRI Sumenep
Siswi SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong 5 Medali di Kompetisi Nasional
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:33 WIB

IWB Tagih Ketegasan DPP Gerindra: Sumpah Jabatan Jangan Hanya Sakral Saat Pelantikan, Lalu Dilupakan Saat Kekuasaan Diuji

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:22 WIB

BLT-DD Desa Kranggan Disalurkan kepada 15 Keluarga Penerima Manfaat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:27 WIB

AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera

Berita Terbaru

FOTO: Lokasi Proses Exekusi tanah. @by_News9.id

PERISTIWA

Proses Eksekusi Tanah di Paiton Diwarnai Penolakan

Selasa, 13 Okt 2026 - 10:34 WIB

FOTO: Sulaisi Abdurrazaq, S.H.I., M.I.P., selaku kuasa hukum Mahyuni. @by_News9.id

HUKRIM

Kasus Pohon Siwalan, Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka

Sabtu, 10 Okt 2026 - 12:51 WIB