Tak Lazim, Pemain Yunior Jadi Kapten Tim Putri Arya Wiraraja Unija Hingga Lolos ke Semifinal PBVSI Cup I 2026

- Redaktur

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 00:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Tim Putri Arya Wiraraja Unija. @by_News9.id

FOTO: Tim Putri Arya Wiraraja Unija. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Keputusan tak lazim diambil Tim Putri Arya Wiraraja Universitas Wiraraja (Unija) dalam perjalanan mereka di ajang PBVSI Cup I 2026 di Protec Studium Ambunten.

Di tengah ketatnya persaingan dan keberadaan sejumlah pemain yang lebih senior, tim yang lahir dari lingkungan kampus tersebut justru mempercayakan posisi kapten kepada seorang pemain yunior yang masih sangat muda, Clara Maharaja.

Keputusan itu menjadi salah satu warna menarik dalam perjalanan Tim Putri Arya Wiraraja Unija. Sebab, dalam pertandingan bolavoli, posisi kapten umumnya dipercayakan kepada pemain yang lebih senior, berpengalaman, atau dianggap memiliki pengaruh kuat di dalam tim. Namun, Unija memilih jalan berbeda dengan memberikan kepercayaan tersebut kepada Clara.

Kepercayaan itu seolah menjadi gambaran DARI filosofi pembinaan yang selama ini dikembangkan Arya Wiraraja Unija: memberikan ruang kepada generasi muda untuk tumbuh, dipercaya, dan belajar memimpin sejak dini.

Keputusan tersebut semakin bermakna setelah Clara bersama rekan-rekannya berhasil membawa Tim Putri Arya Wiraraja Unija meraih kemenangan atas Tim Putri Trunojoyo, salah satu tim kuat asal Kecamatan Kota, pada Kamis malam (6/8/2026).

Baca Juga:  PSN Perisai Putih Legung Timur Harumkan Nama Sumenep di Kejurprov Jatim 2026

Kemenangan tersebut memastikan Unija melaju ke babak empat besar atau semifinal PBVSI Cup I 2026.

Lebih istimewa lagi, Arya Wiraraja Unija menjadi satu-satunya tim asal Kecamatan Batuan yang masih bertahan dalam perebutan gelar juara.

Di balik keberhasilan tersebut terdapat karakter yang menjadi pembeda Arya Wiraraja Unija.

Tim ini bukan sekadar klub bolavoli yang mengejar kemenangan, tetapi lahir dari lingkungan Universitas Wiraraja, kampus yang selama ini dikenal sebagai salah satu tempat tumbuhnya para cendekiawan Madura.

Identitas akademik tersebut ikut memengaruhi cara Unija membangun tim.

Para pemain tidak hanya dipandang sebagai atlet yang harus mampu memenangkan pertandingan, tetapi juga sebagai generasi muda yang harus tumbuh dengan pendidikan, karakter, disiplin, dan rasa percaya diri terhadap potensi daerah sendiri.

Arya Wiraraja Unija memilih untuk memberikan ruang yang besar kepada talenta-talenta muda potensial daerah.

Baca Juga:  Cegah Penyelewengan, Kapolres Sumenep Tinjau Distribusi Pupuk Bersubsidi

Mereka tidak menjadikan nama besar atau status senioritas sebagai satu-satunya ukuran untuk memberikan kepercayaan. Clara adalah salah satu contoh nyata dari keberanian tersebut.

Menjadikan pemain yunior sebagai kapten tentu bukan keputusan tanpa risiko.

Seorang kapten dituntut mampu berkomunikasi, menjaga konsentrasi tim, membangun semangat rekan-rekannya, dan mengambil tanggung jawab ketika pertandingan berada dalam situasi sulit.

Namun, justru melalui pengalaman tersebut Clara ditempa. Ia tidak hanya belajar bagaimana menjadi pemain yang baik, tetapi juga belajar bagaimana memimpin pemain yang sebagian memiliki pengalaman lebih banyak darinya.

Filosofi seperti inilah yang membuat perjalanan Arya Wiraraja Unija menjadi menarik. Regenerasi tidak berhenti pada mencari pemain muda, tetapi juga memberikan kepercayaan nyata kepada mereka.

Tim Putri Arya Wiraraja Unija selama ini dibina oleh Dr. Zein, dengan Habib Rahman, S.Pd. sebagai pelatih dan Isyanto, M.Pd. sebagai manajer tim.

Mereka membangun tim dengan semangat pembinaan jangka panjang, dengan tetap menjadikan prestasi sebagai bagian penting dari proses.

Baca Juga:  Persija Krisis Pemain Jelang Laga Panas Kontra Madura United

Bagi Unija, keberhasilan melaju ke semifinal bukan semata-mata tentang kemenangan di lapangan.

Ada pesan yang ingin ditunjukkan bahwa talenta muda daerah layak mendapatkan kepercayaan dan kesempatan untuk berkembang.

Dari lingkungan kampus Cemara, kampus para cendekiawan Madura, Arya Wiraraja Unija mencoba mempertemukan dunia pendidikan dengan olahraga.

Para pemain muda tidak hanya dipersiapkan untuk menjadi atlet, tetapi juga menjadi generasi yang memiliki karakter, kemampuan memimpin, dan keberanian bermimpi besar.

Clara Maharaja pun akhirnya menjadi simbol dari keberanian tersebut. Seorang pemain yang masih sangat muda, tetapi dipercaya memimpin tim yang dihuni pula oleh pemain-pemain yang lebih senior.

Sebuah keputusan yang mungkin tidak lazim dalam pertandingan bolavoli, tetapi justru menunjukkan keyakinan Arya Wiraraja Unija bahwa masa depan tidak cukup hanya dipersiapkan—masa depan harus mulai diberi kepercayaan sejak sekarang. ***

Facebook Comments Box

Penulis : Ifal

Editor : Seno CS

Sumber Berita: https://News9

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Madura United Bidik Start Sempurna, Persijap Jepara Jadi Ujian Perdana di Super League
Lomba Dayung Sungai Juklanteng Sampang Meriahkan HUT RI
Paralayang Cup Bupati Madiun 2026 Resmi Dibuka, Watu Bayang Klangon Didorong Jadi Destinasi Sport Tourism
Comeback Dramatis! Tertinggal 0–2, Tim Putri Arya Wiraraja Unija Lolos ke Final PBVSI Cup
Klub Lumajang Menang Telak Lawan Probolinggo di Ajang Turnamen Sepak Bola PKDI CUP ll 2026
Regenerasi Berjalan Sempurna, Tim Muda Unija Lolos ke 16 Besar PBVSI Cup 2026
Semarak HUT ke-73, PSHW Sumenep Gelar Festival Sepak Bola U-10
PSBS Resmi Dibentuk, Camat Sapeken Optimistis Lahirkan Talenta Sepak Bola Kepulauan
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 06:16 WIB

Madura United Bidik Start Sempurna, Persijap Jepara Jadi Ujian Perdana di Super League

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Lomba Dayung Sungai Juklanteng Sampang Meriahkan HUT RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Paralayang Cup Bupati Madiun 2026 Resmi Dibuka, Watu Bayang Klangon Didorong Jadi Destinasi Sport Tourism

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:32 WIB

Comeback Dramatis! Tertinggal 0–2, Tim Putri Arya Wiraraja Unija Lolos ke Final PBVSI Cup

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:49 WIB

Klub Lumajang Menang Telak Lawan Probolinggo di Ajang Turnamen Sepak Bola PKDI CUP ll 2026

Berita Terbaru

FOTO: dr. Erliyati, M.Kes., (kiri), Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep. @by_News9.id

KESEHATAN

RSUD Sumenep Masuk Enam Stan Terbaik di MNV 2026

Sabtu, 5 Sep 2026 - 06:36 WIB