Kunjungan Menhut RI Ke Kawasan Bromo Didampingi Kapolres Lumajang

- Redaktur

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Menteri Kehutanan didampingi Kapolres lumajang AKBP Riki Yariandi SH SIK. @by_News9.id

FOTO: Menteri Kehutanan didampingi Kapolres lumajang AKBP Riki Yariandi SH SIK. @by_News9.id

LUMAJANG, NEWS9 – Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Jawa Timur, Kombes Pol Joni Iskandar SIK didampingi Kapolres Lumajang, AKBP Riki Yariandi SH SIK dalam agenda kunjungan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Raja Juli Antoni ke kawasan Bromo, Minggu (09/08/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Cafe Aspara, desa Cemoro Lawang, kecamatan Sukapura, kabupaten Probolinggo.

Pertemuan itu menjadi bagian dari koordinasi lintas sektor menyikapi kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Mayor Jenderal TNI Rudy Saladin, Karo Ops Polda Jatim Kombes Pol Joni Iskandar, jajaran Ditpamobvit Polda Jatim, Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan S Sos M MS M Han, serta pejabat terkait lainnya.

Baca Juga:  Wakil Gubernur Jawa Timur Resmikan Pembukaan Parapatan Luhur 2026 Persaudaraan Setia Hati Terate Pusat Madiun 

Hadir pula Dandim 0821 Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi SAP MIP, Kapolres Probolinggo, Dandim Probolinggo, serta jajaran pejabat TNBTS.

Dalam pengarahannya, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam menjaga kawasan konservasi dari ancaman kebakaran, khususnya di wilayah-wilayah yang berbatasan langsung antar-kabupaten.

Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi mengatakan, Polres Lumajang siap menindaklanjuti arahan tersebut dengan memperkuat koordinasi bersama TNI, pemerintah daerah, TNBTS dan instansi terkait lainnya.

“Kami dari Polres Lumajang siap menindaklanjuti seluruh arahan Menteri Kehutanan. Sinergi lintas sektoral antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan pengelola TNBTS menjadi kunci utama dalam mencegah serta menangani ancaman karhutla secara cepat dan terpadu”, ujar Riki Yariandi.

Menurut Riki, pengawasan terhadap kawasan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Lumajang menjadi salah satu perhatian utama.

Pergerakan api dan kondisi kawasan harus terus dipantau untuk mengantisipasi potensi meluasnya kebakaran.

“Kami siap mendukung dan memperkuat koordinasi lintas sektoral dalam penanganan karhutla. Keselamatan masyarakat dan perlindungan kawasan konservasi menjadi perhatian utama”, ungkapnya.

Ia menambahkan, bahwa jajaran Polres Lumajang bersama stakeholder terkait akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi di lapangan.

Baca Juga:  Tolak Survei Seismik Migas, FKKB Kepung Kantor Kecamatan Arjasa

Apabila ditemukan perubahan kondisi atau potensi ancaman terhadap wilayah Kabupaten Lumajang, langkah penanganan akan segera dikoordinasikan dengan unsur terkait.

“Setiap perkembangan di lapangan akan terus kami pantau bersama jajaran TNI, TNBTS, pemerintah daerah serta instansi terkait. Sehingga apabila terjadi perkembangan situasi, langkah penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat. Penanganan karhutla tidak boleh hanya berorientasi pada pemadaman. Upaya pencegahan dan mitigasi juga harus dilakukan secara berkelanjutan untuk mengurangi risiko terjadinya kebakaran kembali”, tegas Riki.

Terlebih, kawasan TNBTS merupakan kawasan konservasi dengan fungsi ekologis yang penting. Kerusakan akibat kebakaran berpotensi berdampak terhadap lingkungan apabila tidak segera ditangani secara terpadu.

“Penanganan kebakaran hutan tidak hanya selesai pada saat api berhasil dipadamkan. Pengawasan, pencegahan dan pemulihan ekosistem juga harus menjadi bagian dari langkah bersama”, tambah Riki.

Polres Lumajang juga akan meningkatkan patroli di kawasan yang dinilai memiliki potensi kerawanan karhutla.

Baca Juga:  DPRD Sumenep Desak Operator Kapal Sediakan Ruang Khusus Pemulangan Jenazah

Selain itu, sosialisasi kepada masyarakat dan wisatawan mengenai pencegahan kebakaran akan terus dilakukan.

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di kawasan hutan.

“Pencegahan tidak bisa dilakukan sendiri. Selain koordinasi ketat antar instansi, kami juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif menjaga lingkungan dan segera melapor apabila menemukan titik api”, pungkasnya. ***

Facebook Comments Box

Penulis : Kris

Editor : Seno CS

Sumber Berita: https://News9.id

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemuda Muhammadiyah Sumenep Siap Kawal Perubahan Desil
Forum LKS Kabupaten Madiun Bahas Penguatan Legalitas dan Perizinan LKSA
Anniversary Kedua Pushbike Trunojoyo Sampang Tandai Pergantian Ketua
PKN Bentuk Satgas Awasi Program MBG Nasional
Ribuan Warga Padati Karnaval Genteng, 15 Grup Pawai Budaya Nusantara Meriahkan HUT RI ke-81
Satlantas Polresta Sumenep Buka Layanan SIM, STNK hingga BPKB di MCF
10 Tahun Berubah Drastis, Tak Ada Lagi Desa Tertinggal di Sumenep
Dari Panggung Seni hingga UMKM, MCF #4 Resmi Digelar di Sumenep
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 14:01 WIB

Forum LKS Kabupaten Madiun Bahas Penguatan Legalitas dan Perizinan LKSA

Rabu, 2 September 2026 - 18:33 WIB

Anniversary Kedua Pushbike Trunojoyo Sampang Tandai Pergantian Ketua

Rabu, 2 September 2026 - 09:43 WIB

PKN Bentuk Satgas Awasi Program MBG Nasional

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Ribuan Warga Padati Karnaval Genteng, 15 Grup Pawai Budaya Nusantara Meriahkan HUT RI ke-81

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:51 WIB

Satlantas Polresta Sumenep Buka Layanan SIM, STNK hingga BPKB di MCF

Berita Terbaru

FOTO: dr. Erliyati, M.Kes., (kiri), Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep. @by_News9.id

KESEHATAN

RSUD Sumenep Masuk Enam Stan Terbaik di MNV 2026

Sabtu, 5 Sep 2026 - 06:36 WIB