Subsidi Negara Dikuasai Mafia BBM, SPBU 54.694.11 Kalianget Sedot Solar Milik Oknum Wartawan

- Editorial Team

Senin, 19 Januari 2026 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Pengisian di SPBU Kalianget diduga kuat menjadi lumbung utama mafia BBM solar bersubsidi yang dialirkan ke luar daerah. @by_News9.id

FOTO: Pengisian di SPBU Kalianget diduga kuat menjadi lumbung utama mafia BBM solar bersubsidi yang dialirkan ke luar daerah. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – SPBU 54.694.11 di Jalan Raya Sumenep–Pelabuhan Kalianget, Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, kembali mempertontonkan keberanian yang mencolok.

Bukan keberanian melayani rakyat, melainkan keberanian menantang hukum, meremehkan regulasi, dan mempermalukan negara.

SPBU tersebut diduga kuat menjadi lumbung utama mafia BBM solar bersubsidi yang dialirkan ke luar daerah mulai dari Pasean dan Tamberu Pamekasan hingga Sepulu Bangkalan.

Subsidi Negara Dikuasai Mafia, SPBU 54.694.11 Kalianget Diduga Jadi ATM Solar Oknum Wartawan
FOTO: Mobil L300 hitam menggunakan spanten, dengan nomor polisi DB 8024 QJ yang dijadikan angkutan BBM solar subsidi. @by_News9.id

Praktik tersebut bukan lagi isu gelap di balik meja, melainkan dipertontonkan secara vulgar di hadapan publik.

Aksi mafia solar kini tidak lagi sembunyi-sembunyi seolah regulasi negara hanya pajangan dinding, dan aparat penegak hukum tak lebih dari penonton bisu tanpa nyali.

Pantauan langsung di lapangan pada Senin, 19 Januari 2026, sekitar pukul 12.43 WIB, menunjukkan dugaan penyelewengan solar subsidi berlangsung terstruktur, sistematis, dan terang-terangan.

Solar bersubsidi terlihat diisi ke jerigen dengan jumlah besar saat jam operasional normal sebuah praktik yang secara tegas dilarang Kementerian ESDM dan terpampang jelas di setiap SPBU.

“Sekarang mereka sudah tidak punya malu. Di siang bolong, jerigen besar diisi solar subsidi. Pengawasan aparat hukum seperti nihil. Padahal aturan dari Kementrian ESDM sudah jelas terpampang,” ujar seorang warga sekitar SPBU.

Di lokasi, jerigen-jerigen besar diturunkan dan dinaikkan ke sebuah mobil L300 hitam menggunakan spanten, dengan nomor polisi DB 8024 QJ berlangsung santai, nyaris tanpa rasa takut.

Baca Juga:  Si Jago Merah Lahap Kandang, 11 Ribu Ayam Mati Terpanggang

Ironisnya, pengawas dan operator SPBU terlihat melayani pengisian tersebut tanpa ragu.

Kondisi itu memunculkan dugaan kuat adanya pembiaran, bahkan perlindungan terselubung terhadap praktik ilegal tersebut.

Saat dikonfirmasi, pengawas SPBU dan sopir kendaraan menyebutkan bahwa solar tersebut milik oknum wartawan berinisial L, dengan pengawasan pengisian dilakukan oleh oknum wartawan lain berinisial M.

“Iya mas, benar ini punya L, sengko’ gun ngalak opa. Ben mun tak alako rea ollea dimmah (saya hanya ambil upah, dan kalau tidak kerja mau dapat dari mana.red) ” ujar sopir singkat di lokasi.

Namun, saat diminta menunjukkan rekomendasi resmi pengisian, pihak SPBU justru menghubungi oknum wartawan berinisial M melalui sambungan telepon.

Baca Juga:  Konflik Internal PBNU Memancing Reaksi Akar Rumput: Santri Sampang Serukan Sudahi Konflik Demi Keutuhan Umat

Hasilnya nihil, tidak ada satu pun dokumen rekomendasi yang bisa ditunjukkan.

“Kapasitas kamu nanyakan rekom itu apa,” kata oknum wartawan M dengan nada menantang melalui telepon.

Pernyataan tersebut justru menambah daftar kejanggalan dan memperkuat dugaan bahwa praktik tersebut telah berlangsung lama dan merasa kebal hukum.

Warga menegaskan, aktivitas tersebut bukan kejadian satu atau dua kali.

Pengisian jerigen dilakukan berulang kali, seolah SPBU tersebut telah berubah fungsi menjadi milik pribadi mafia solar subsidi.

“Ini sudah sering. Jerigen bolak-balik diisi. Dampaknya jelas, solar cepat habis, nelayan dan petani antre panjang, bahkan pulang tanpa solar,” ungkap warga lain.

Dampak praktik tersebut nyata dan menyakitkan. Hak rakyat kecil dirampas, sementara mafia menikmati subsidi negara dengan leluasa. Negara dirugikan, rakyat dikhianati.

Baca Juga:  Ratusan Warga Padati Jalan Sehat HUT ke-1 Taruna Muda Pamolokan

Kondisi tersebut memicu kemarahan publik. Aparat penegak hukum, Pertamina, BPH Migas, hingga Pemerintah Daerah didesak berhenti tutup mata dan segera menghentikan pembiaran sistematis terhadap kejahatan BBM bersubsidi.

“Kami minta penyelidikan menyeluruh. Jangan diam. Evaluasi semua SPBU nakal. Bongkar pengelola dan jaringan mafia BBM bersubsidi yang bermain di belakang layar,” tegas warga.

Hingga berita ini dinaikkan, manajer maupun pengelola SPBU 54.694.11 belum memberikan klarifikasi dan menunjukkan rekom resmi pengisian BBM solar subsidi kepada redaksi News9.id. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya
Polresta Sumenep Sita Bukti Kasus Dugaan Penebangan Liar
Polisi Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan Wanita yang Ditemukan dalam Sumur
Kasus Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Tinggal Tunggu Penetapan Tersangka
Sudah Jadi Tersangka, Perkara Mantan Legislator Sumenep Belum Dilimpahkan
Chat Terbongkar, Pelaku Perkosaan dan Cabul Anak Diringkus Polisi
Kasus Dugaan Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Belum Ada Kepastian Hukum
Sekjen PPMI Nasional Soal Vonis Banding Kasus Andrie Yunus: Ada Cawe-cawe Militer
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:28 WIB

Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Polresta Sumenep Sita Bukti Kasus Dugaan Penebangan Liar

Sabtu, 19 September 2026 - 11:55 WIB

Polisi Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan Wanita yang Ditemukan dalam Sumur

Jumat, 18 September 2026 - 12:52 WIB

Kasus Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Tinggal Tunggu Penetapan Tersangka

Sabtu, 12 September 2026 - 21:05 WIB

Sudah Jadi Tersangka, Perkara Mantan Legislator Sumenep Belum Dilimpahkan

Berita Terbaru

FOTO: Anggota PWRI Sumenep mengikuti agenda Cator Jurnalistik. @by_News9.d

DAERAH

Pesan Wartawan Senior Ibnu Hajar di Forum PWRI Sumenep

Rabu, 30 Sep 2026 - 17:05 WIB

FOTO: Spanetsa FC, tim futsal SMP Negeri 3 Sampang, @by_News9.id

OLAHRAGA

Spanetsa FC Juara SAF League Vol 1 2026

Rabu, 30 Sep 2026 - 09:49 WIB