Ramadhan Jadi Panggung Aksi Nyata Selamatkan Lingkungan

- Editorial Team

Sabtu, 21 Februari 2026 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Komunitas peduli lingkungan, pelaku usaha, organisasi sosial, hingga Jurnalis Sumenep Independent (JSI) saat turun langsung memungut sampah. @by_News9.id

FOTO: Komunitas peduli lingkungan, pelaku usaha, organisasi sosial, hingga Jurnalis Sumenep Independent (JSI) saat turun langsung memungut sampah. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Komitmen menjaga kelestarian lingkungan kembali ditegaskan dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 di Kabupaten Sumenep, Sabtu (21/2/2026).

Mengusung tema “Kolaborasi Untuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah)”, kegiatan dipusatkan di kawasan Lingkar Timur, menjadi panggung aksi nyata, bukan sekadar seremoni tahunan.

Berbagai elemen turun langsung ke lapangan, mulai dari Satpol PP, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan, komunitas peduli lingkungan, pelaku usaha, organisasi sosial, tokoh pemuda, hingga Jurnalis Sumenep Independent (JSI).

Kehadiran JSI menjadi catatan tersendiri tidak hanya memberitakan, para jurnalis ikut memungut sampah dan menanam pohon.

Baca Juga:  Kepedulian Babinsa Kunir Lor: Bersama Warga, Bangun Akses Pemakaman yang Lebih Baik

Aksi bersih-bersih di sepanjang Lingkar Timur, kampanye pengurangan sampah plastik, hingga penanaman pohon dilakukan secara serentak.

Pesan yang ditegaskan sederhana namun tajam, persoalan sampah bukan hanya beban pemerintah, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh warga.

Menariknya, HPSN 2026 bertepatan dengan bulan suci Ramadhan.

Momentum tersebut dimanfaatkan sebagai ruang edukasi lingkungan. Nilai kebersihan dan kepedulian sosial dikaitkan langsung dengan praktik menjaga alam.

Anak-anak, remaja, hingga masyarakat umum diajak memahami bahwa lingkungan bersih bukan hanya soal estetika, tetapi menyangkut kesehatan dan kualitas hidup sehari-hari. Edukasi dan aksi dipadukan dalam satu gerakan.

Baca Juga:  22 Kg Kokain Ditemukan, Narkoba di Masalembu Polisi Bungkam

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, Anwar Shahroni Yusuf, menegaskan bahwa HPSN harus melampaui seremoni.

“Kami berharap HPSN bukan hanya agenda tahunan. Lingkungan bersih dan sehat membutuhkan partisipasi aktif semua pihak, dari pelajar, pedagang, hingga tokoh masyarakat. Ramadhan adalah momentum tepat untuk menanamkan nilai ini secara mendalam,” ujarnya.

Ia menambahkan, budaya sadar lingkungan adalah investasi jangka panjang bagi generasi Sumenep.

“Langkah kecil seperti mengurangi sampah plastik atau menanam pohon akan membentuk kesadaran kolektif yang menentukan masa depan daerah,” tegasnya.

Di sisi lain, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, memberikan apresiasi atas kolaborasi lintas elemen tersebut.

Baca Juga:  Persit KCK Cabang XXXV Kodim 0821 Meriahkan HUT Korem 083/Bdj ke-61 dengan Semangat Kompetisi Bola Voli

Bupati menilai semangat gotong royong yang terbangun menjadi fondasi penting dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Menjaga lingkungan bukan sekadar tugas pemerintah. Ini tanggung jawab kita bersama. Saya mengapresiasi semangat warga Sumenep yang bergerak nyata,” kata Fauzi.

Menurutnya, Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk menanamkan nilai peduli lingkungan sebagai bagian dari ibadah dan pendidikan karakter. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IMI Desak Evaluasi Satgas dan Transparansi PKKMB
Rakornas V Forum Dewan Pendidikan di Garut, Hasan Rohmad Dorong Reformasi Pendidikan yang Berpihak pada Realitas Daerah
Dukung Produktivitas Petani, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Madiun Salurkan Bantuan Alsintan, Bibit Alpukat dan Benih Padi
IWB Tagih Ketegasan DPP Gerindra: Sumpah Jabatan Jangan Hanya Sakral Saat Pelantikan, Lalu Dilupakan Saat Kekuasaan Diuji
Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan
Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata
BLT-DD Desa Kranggan Disalurkan kepada 15 Keluarga Penerima Manfaat
AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:45 WIB

IMI Desak Evaluasi Satgas dan Transparansi PKKMB

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Rakornas V Forum Dewan Pendidikan di Garut, Hasan Rohmad Dorong Reformasi Pendidikan yang Berpihak pada Realitas Daerah

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:33 WIB

IWB Tagih Ketegasan DPP Gerindra: Sumpah Jabatan Jangan Hanya Sakral Saat Pelantikan, Lalu Dilupakan Saat Kekuasaan Diuji

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata

Berita Terbaru

FOTO: Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, S.Si., M.IP., (tengah) saat menghadiri kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perisai Anak Jadi Andalan Diskominfo Jatim

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:07 WIB

FOTO: IMI dalam Aksi Demonstrasi di Universitas PGRI Sumenep. @by_News9.id

DAERAH

IMI Desak Evaluasi Satgas dan Transparansi PKKMB

Kamis, 15 Okt 2026 - 07:45 WIB