BeritaPeristiwa

SPPG Labruk Lor Rowobujel Mulai Besok Ditutup Sementara

123
×

SPPG Labruk Lor Rowobujel Mulai Besok Ditutup Sementara

Sebarkan artikel ini
SPPG Labruk Lor Rowobujel Mulai Besok Ditutup Sementara
FOTO: Bupati Lumajang saat Sidak SPPG MBG Yayasan Oda Masa Depan Utama. @by_News9.id

LUMAJANG, NEWS9 – SPPG (Satuan Penyediaan Pangan Gizi) merupakan bagian dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mendapat perhatian ketat terkait pengelolaan limbah, termasuk IPAL, untuk mencegah pencemaran lingkungan. Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah) hari ini turun tangan, Kamis (5/3/2026).

Bupati Lumajang melakukan sidak ke SPPG Rowobujel di Desa Labruk Lor, memastikan sampah serta IPAL sesuai standar agar tidak mengganggu warga sekitarnya.

Lumajang telah mencatat keluhan warga soal air keruh dan bau diduga dari limbah SPPG sejak awal Februari 2026. Sekda Agus Triyono menegaskan kewajiban IPAL dan memberi tenggat perbaikan.

Bupati Indah Amperawati sebelumnya menekankan integritas program MBG di Lumajang, sambil mendukung peran kepala daerah dalam pengawasan. Jika sidak hari ini terjadi, kemungkinan terkait penguatan pengawasan tersebut.

“Setelah dilakukan pemantauan ke 3x nya dan tindaklanjut dari mitra sangat tidak kooperatif maka hari ini kita bersurat ijin dan lapor ke BGN untuk ditutup sementara mulai senin. Itu IPALnya tidak sesuai ketentuan, makanya ditutup sementara karena sudah diperingatkan”, ujar Bupati Indah.

Ditambahkan Agus Triyono, selaku ketua satgas BGN, bahwa IPAL adalah salah satu sarana wajib yang harus ada di lokasi dapur SPPG, artinya semua dapur pasti memiliki fasilitas pengolahan limbah.

“Saat ini sedang dilakukan monev oleh tim DLH, Dinkes dan DPKP ke semua dapur SPPG di kabupaten Lumajang baik yang sudah beroperasi maupun dapur yang sedang proses pembangunan”, ungkap Agus.

“Monev ini untuk memastikan bahwa sarana pengolahan limbah sudah benar-benar berkategori IPAL, bukan bak penampungan air limbah. IPAL ada yang pabrikan, ada juga yang IPAL dari bangunan konstruksi. Monev se kabupaten Lumajang diperkirakan membutuhkan waktu 1 bulan, kemungkinan awal/pertengahan April sudah bisa diketahui datanya IPAL dari semua SPPG”, pungkas Agus. ***

Tinggalkan Balasan

>