SPPG Labruk Lor Rowobujel Mulai Besok Ditutup Sementara

- Penulis

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Bupati Lumajang saat Sidak SPPG MBG Yayasan Oda Masa Depan Utama. @by_News9.id

FOTO: Bupati Lumajang saat Sidak SPPG MBG Yayasan Oda Masa Depan Utama. @by_News9.id

LUMAJANG, NEWS9 – SPPG (Satuan Penyediaan Pangan Gizi) merupakan bagian dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mendapat perhatian ketat terkait pengelolaan limbah, termasuk IPAL, untuk mencegah pencemaran lingkungan. Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah) hari ini turun tangan, Kamis (5/3/2026).

Bupati Lumajang melakukan sidak ke SPPG Rowobujel di Desa Labruk Lor, memastikan sampah serta IPAL sesuai standar agar tidak mengganggu warga sekitarnya.

Lumajang telah mencatat keluhan warga soal air keruh dan bau diduga dari limbah SPPG sejak awal Februari 2026. Sekda Agus Triyono menegaskan kewajiban IPAL dan memberi tenggat perbaikan.

Baca Juga:  Korban Kecelakaan yang Dikabarkan Meninggal Dunia Selamat

Bupati Indah Amperawati sebelumnya menekankan integritas program MBG di Lumajang, sambil mendukung peran kepala daerah dalam pengawasan. Jika sidak hari ini terjadi, kemungkinan terkait penguatan pengawasan tersebut.

“Setelah dilakukan pemantauan ke 3x nya dan tindaklanjut dari mitra sangat tidak kooperatif maka hari ini kita bersurat ijin dan lapor ke BGN untuk ditutup sementara mulai senin. Itu IPALnya tidak sesuai ketentuan, makanya ditutup sementara karena sudah diperingatkan”, ujar Bupati Indah.

Ditambahkan Agus Triyono, selaku ketua satgas BGN, bahwa IPAL adalah salah satu sarana wajib yang harus ada di lokasi dapur SPPG, artinya semua dapur pasti memiliki fasilitas pengolahan limbah.

“Saat ini sedang dilakukan monev oleh tim DLH, Dinkes dan DPKP ke semua dapur SPPG di kabupaten Lumajang baik yang sudah beroperasi maupun dapur yang sedang proses pembangunan”, ungkap Agus.

“Monev ini untuk memastikan bahwa sarana pengolahan limbah sudah benar-benar berkategori IPAL, bukan bak penampungan air limbah. IPAL ada yang pabrikan, ada juga yang IPAL dari bangunan konstruksi. Monev se kabupaten Lumajang diperkirakan membutuhkan waktu 1 bulan, kemungkinan awal/pertengahan April sudah bisa diketahui datanya IPAL dari semua SPPG”, pungkas Agus. ***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Penyambutan AKBP Anang Hardiyanto sebagai kapolres baru Sampang. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Pimpin Polres Sampang Gantikan Hartono

Rabu, 29 Jul 2026 - 15:59 WIB

FOTO: Lokasi pekerjaan Program P3TGAI tahun 2026, di Desa Plakaran, @by_News9.id

PERISTIWA

Proyek P3TGAI di Desa Plakaran, Diduga Dikerjakan Orang Luar

Rabu, 29 Jul 2026 - 15:34 WIB