Bau Sampah Menyengat: Warga Desak Camat Arjasa Turun Tangan

- Penulis

Sabtu, 21 Maret 2026 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Suriyadi, Ketua HNSI Kecamatan Kangayan, saat menunjukkan tumpukan sampah yang menyengat. @by_News9.id

FOTO: Suriyadi, Ketua HNSI Kecamatan Kangayan, saat menunjukkan tumpukan sampah yang menyengat. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Tumpukan sampah yang berserakan di sepanjang jalan poros Pandeman – Pabian menuju RS Abuya kian tidak terkendali, memicu kemarahan warga dan pengguna jalan.

Aroma busuk tidak hanya menusuk hidung, tapi juga menampar wajah pemerintah.

Suriyadi, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kecamatan Kangayan, mengecam keras kondisi yang dinilai mencerminkan pembiaran tanpa solusi nyata.

“Ini bukan sekadar sampah, ini soal kelalaian. Kami minta Camat Arjasa segera turun tangan. Jangan tunggu situasi makin parah,” tegas Suriyadi, Sabtu (21/3/2026).

Menurutnya, bau menyengat dari tumpukan sampah tersebut sudah pada level mengganggu aktivitas masyarakat.

Baca Juga:  Solar Subsidi Dikuras Mafia, Manajer SPBU 54.694.06 Bluto Tak Mampu Tunjukkan Rekom Resmi

Pengendara yang melintas terpaksa menahan napas, sementara warga sekitar harus hidup berdampingan dengan kondisi yang tidak layak.

“Kami mohon kepada seluruh pihak terutama pemangku wilayah Kecamatan Arjasa agar kita bisa duduk bareng mencari solusi terkait pembuangan sampah agar warga tidak sewenang-wenang buang sampah,” pintanya.

Ironisnya, jalur tersebut merupakan akses vital menuju fasilitas kesehatan. Namun, alih-alih memberikan rasa nyaman, justru menghadirkan pemandangan kumuh dan bau yang menyiksa.

Baca Juga:  Penderita DBD Terus Bertambah, Warga Desa Talang Desak Nakes Bertindak Serius

Warga meminta pemerintah kecamatan hingga dinas terkait di Sumenep tidak lagi tutup mata.

Penanganan cepat dan solusi jangka panjang dinilai mendesak, sebelum persoalan itu berubah menjadi ancaman kesehatan yang lebih serius.

“Jika terus dibiarkan, bukan tidak mungkin kepercayaan publik akan ikut terkikis terkubur bersama sampah yang tak kunjung diurus,” tandasnya. ***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru