Pasca Tragedi Balita di Saradan, Alat Berat Disiagakan untuk Penutupan Galian C

- Editorial Team

Kamis, 16 April 2026 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Satu unit alat berat jenis backhoe yang disiagakan di lokasi. @by_News9.id

FOTO: Satu unit alat berat jenis backhoe yang disiagakan di lokasi. @by_News9.id

MADIUN, NEWS9 – Langkah penanganan terhadap bekas galian C di Dusun Purworejo, Desa Tulung, Kecamatan Saradan, mulai menunjukkan progres pasca insiden tragis yang merenggut nyawa seorang balita.

Satu unit alat berat jenis backhoe telah disiagakan di lokasi sejak Rabu (15/4/2026). Namun demikian, proses pengurukan belum dapat direalisasikan karena masih menunggu kesepakatan menyeluruh dari warga terdampak.

Ketua RT setempat, Kartono, menjelaskan bahwa secara prinsip tidak terdapat penolakan dari pemilik lahan, Sunarto, terhadap rencana reklamasi.

Kendala utama justru terletak pada aspek teknis pelaksanaan yang bersinggungan dengan kepentingan warga sekitar, khususnya pemilik lahan pertanian.

“Pemilik lahan pada dasarnya sudah menyetujui. Namun untuk pelaksanaan, masih perlu disepakati bersama, terutama terkait akses alat berat,” ujar Kartono.

Persoalan akses menjadi krusial mengingat lokasi galian dikelilingi area persawahan yang saat ini dalam kondisi produktif.

Baca Juga:  Pengunjung Kedai HK Sumenep Kecewa, PPN 10% Diberlakukan Tanpa Sosialisasi

Warga khawatir mobilisasi alat berat akan merusak tanaman padi, yang tentu berdampak pada penghidupan mereka.

Pemerintah desa bersama masyarakat pun berencana menggelar musyawarah lanjutan guna mencari solusi yang proporsional.

“Banyak sawah aktif di sekitar lokasi. Kekhawatirannya, jalur alat berat akan merusak tanaman. Ini yang sedang dicarikan jalan tengah agar tidak merugikan salah satu pihak,” tambahnya.

Di sisi lain, tekanan sosial agar lubang bekas galian segera ditutup terus menguat.

Baca Juga:  Diduga Langgar Aturan, Kios Pupuk "Tani Makmur" Salurkan Pupuk Subsidi Tanpa Prosedur Resmi

Warga menilai keberadaan lubang tersebut telah menjadi ancaman nyata bagi keselamatan, terutama bagi anak-anak.

Sadino, salah satu warga, menegaskan bahwa kehadiran alat berat merupakan hasil dorongan kolektif masyarakat.

“Alat itu datang karena desakan warga. Setelah kejadian kemarin, kami tidak ingin ada penundaan lagi. Keselamatan harus jadi prioritas, jangan sampai ada korban berikutnya,” tegasnya.

Diketahui, lokasi bekas galian C tersebut telah menelan dua korban jiwa dalam kurun waktu satu tahun terakhir.

Baca Juga:  Dentuman Ledakan Petasan Hantam Rumah Seorang Warga di Kraksaan

Insiden terbaru menimpa Rizuka Putra Ramadhan (4) yang ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam pada Selasa (14/4/2026).

Sebelumnya, pada April 2025, kejadian serupa juga merenggut nyawa Rochmad Yusuf Alfarizal (11).

Peristiwa berulang ini memunculkan tuntutan publik akan percepatan penanganan sekaligus evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan bekas tambang galian C.

Di satu sisi, aspek keselamatan menjadi urgensi yang tidak dapat ditunda, namun di sisi lain, pendekatan solutif yang mempertimbangkan dampak ekonomi warga juga menjadi bagian penting dalam proses pengambilan kebijakan. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Anggota PWRI Sumenep mengikuti agenda Cator Jurnalistik. @by_News9.d

DAERAH

Pesan Wartawan Senior Ibnu Hajar di Forum PWRI Sumenep

Rabu, 30 Sep 2026 - 17:05 WIB

FOTO: Spanetsa FC, tim futsal SMP Negeri 3 Sampang, @by_News9.id

OLAHRAGA

Spanetsa FC Juara SAF League Vol 1 2026

Rabu, 30 Sep 2026 - 09:49 WIB