BeritaPendidikan

Hardiknas 2026, Pemkab Sumenep Tegaskan Pendidikan Inklusif Bukan Sekadar Slogan

573
×

Hardiknas 2026, Pemkab Sumenep Tegaskan Pendidikan Inklusif Bukan Sekadar Slogan

Sebarkan artikel ini
Hardiknas 2026, Pemkab Sumenep Tegaskan Pendidikan Inklusif Bukan Sekadar Slogan
Flyer Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, bersama Wakil Bupati KH. Imam Hasyim. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Pemerintah Kabupaten Sumenep memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dengan menegaskan komitmen kuat terhadap penguatan kualitas pendidikan yang inklusif dan merata.

Peringatan yang jatuh pada Sabtu, 2 Mei 2026 itu mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.

Tema tersebut menjadi penegasan bahwa pembangunan pendidikan tidak bisa berjalan sendiri, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen.

Momentum Hardiknas kali ini ditegaskan bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi ruang refleksi atas peran strategis pendidikan dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Dalam visual kampanye yang dirilis pemerintah daerah, tergambar suasana ruang kelas dengan interaksi hangat antara guru dan siswa.

Visual tersebut merepresentasikan semangat kolaborasi dan pendekatan humanis dalam proses belajar mengajar.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa pembangunan sektor pendidikan harus melibatkan seluruh komponen masyarakat.

“Hardiknas adalah pengingat bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Kami ingin memastikan setiap anak di Sumenep memperoleh akses pendidikan yang layak dan berkualitas,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).

Sementara itu, Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim, menekankan pentingnya penguatan karakter dalam sistem pendidikan.

Menurutnya, pendidikan tidak boleh hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga harus mampu membentuk moral, etika, dan kepedulian sosial generasi muda.

“Pendidikan harus melahirkan generasi yang berakhlak, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial. Ini menjadi fondasi penting dalam membangun masa depan daerah yang lebih baik,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi dalam mendukung berbagai program pendidikan di Kabupaten Sumenep.

“Kolaborasi antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat adalah kunci utama dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua,” tutupnya. ***

Tinggalkan Balasan

>