BeritaOlahraga

Catalunya Jadi Batu Ujian, Veda Ega Kesulitan Tembus Performa Terbaik

39
×

Catalunya Jadi Batu Ujian, Veda Ega Kesulitan Tembus Performa Terbaik

Sebarkan artikel ini
Catalunya Jadi Batu Ujian, Veda Ega Kesulitan Tembus Performa Terbaik
FOTO: Veda Ega Pratama, pembalap Honda Team Asia, @by_News9.id/MotoGP

SPORTNEWS9 – Hari pertama ajang Moto3 Catalunya 2026 menjadi tantangan berat bagi dua pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama dan Zen Mitani.

Cuaca dingin yang menyelimuti lintasan pada Jumat (15/5/2026) membuat keduanya gagal tampil maksimal.

Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, mengakui kondisi trek yang dingin menjadi faktor utama yang menghambat performa timnya sejak sesi pagi hingga siang hari.

“Hari pertama di Moto3 telah usai dalam kondisi dingin, baik di sesi pagi maupun siang,” ujar Aoyama dalam rilis resmi Honda.

Menurutnya, suhu rendah membuat kedua pembalap mengalami kesulitan mendapatkan cengkeraman ban yang optimal, khususnya pada bagian depan motor.

Situasi itu berdampak langsung terhadap rasa percaya diri pembalap saat memacu motor di lintasan.

“Karena hal itu, kedua pembalap kesulitan dengan grip, terutama terhadap ban depan motor. Kurangnya kepercayaan diri itu kemudian memengaruhi kecepatan mereka dan feeling mereka terhadap motor secara keseluruhan,” jelasnya.

Aoyama menyebut, Zen Mitani bahkan mengalami dua kali kecelakaan akibat kehilangan grip ban depan.

Meski tidak mengalami cedera serius, insiden tersebut disebut cukup memengaruhi mental dan ritme balap sang pembalap muda Jepang.

“Mitani mengalami dua kecelakaan hari ini terkait ban depan. Beruntung dia baik-baik saja, namun tentu kondisi itu membuat situasinya semakin sulit,” katanya.

Sementara itu, Veda Ega Pratama dinilai mampu menunjukkan perkembangan meski belum berada dalam performa terbaiknya.

Pembalap muda Indonesia tersebut sempat mengalami peningkatan catatan waktu pada sesi siang, namun kondisi lintasan di lap terakhir membuat hasil akhirnya belum maksimal.

“Veda memang tidak mengalami kecelakaan, tetapi dia belum memiliki kepercayaan diri penuh untuk memacu motor di batas maksimal. Di sesi siang dia menunjukkan progres, namun kondisi pada lap terakhir memengaruhi catatan waktunya. Seharusnya hasil akhirnya bisa lebih baik,” ungkap Aoyama.

Meski hasil hari pertama belum memuaskan, Honda Team Asia tetap optimistis mampu bangkit pada sesi berikutnya.

Aoyama menegaskan timnya akan fokus meningkatkan feeling motor agar kedua pembalap bisa tampil lebih kompetitif.

“Kami harus segera meningkatkan feeling di atas motor dan mencoba tampil lebih cepat pada sesi berikutnya,” tutupnya. ***

Tinggalkan Balasan