Probolinggo Dapat Alokasi 1.200 Hektar Program Bongkar Ratoon Tebu 2026

- Editorial Team

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Bupati Probolinggo Mohammad Haris memimpin tanam perdana. @by_News9.id

FOTO: Bupati Probolinggo Mohammad Haris memimpin tanam perdana. @by_News9.id

PROBOLINGGO, NEWS9 – Bupati Probolinggo Mohammad Haris memimpin tanam perdana program bongkar ratoon tebu dan perluasan areal tebu 2026 di Desa Sekarkare, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Sabtu, 23 Mei 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari gerakan serentak penanaman tebu di 10 kabupaten di Jawa Timur.

Pelaksanaan tanam perdana dilakukan secara virtual bersama Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Heru Tri Widarto dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Dalam kegiatan itu, Haris didampingi unsur Forkopimda, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi, Tenaga Ahli Direktorat Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma Kementerian Pertanian Baginda Siagian serta Camat Dringu Indah Rohani.

Hadir pula perwakilan pabrik gula dan kelompok tani setempat.

Lokasi tanam perdana berada di lahan milik Senadi, anggota Kelompok Tani Sekar Tani Desa Sekarkare yang menjadi penerima program bongkar ratoon tebu tahun ini.

Baca Juga:  Anggota DPRD Jatim Nurul Huda Gelar Sarasehan Bersama Ratusan Pemuda Milenial di Sampang

Haris mengatakan program bongkar ratoon menjadi langkah strategis untuk meremajakan tanaman tebu yang produktivitasnya mulai menurun.

Menurut dia, program tersebut penting untuk meningkatkan hasil panen sekaligus mendukung produksi gula nasional.

“Program bongkar ratoon ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas tebu. Ini juga bagian dari upaya mendukung produksi gula nasional dan kesejahteraan petani,” kata Haris.

Kabupaten Probolinggo, kata dia, memperoleh alokasi pengembangan kawasan tebu seluas 1.200 hektar pada 2026. Rinciannya, 1.000 hektar untuk program bongkar ratoon dan 200 hektar untuk perluasan areal tanam tebu.

Berdasarkan data 2025, luas panen tebu di Kabupaten Probolinggo mencapai 2.459 hektar dengan produksi sebesar 18.110.246 hablur.

“Potensi tebu di Kabupaten Probolinggo sangat besar. Karena itu kami terus mendukung pengembangan sektor perkebunan agar mampu meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Hingga 22 Mei 2026, progres usulan kegiatan tebu yang telah memperoleh surat keputusan definitif mencapai 617,81 hektar untuk bongkar ratoon dan 166,15 hektar perluasan areal tanam.

Baca Juga:  Pemkab Lumajang Gelar Bimtek Optimalisasi Indeks SPBE Menuju Transformasi Pemerintahan Digital

Program tersebut tersebar di sejumlah kecamatan, antara lain Dringu, Tegalsiwalan, Maron, Banyuanyar, Gending, Leces, Pajarakan, Bantaran, Tongas dan Sumberasih.

Haris berharap kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, petani dan industri gula dapat mempercepat peningkatan produktivitas tebu di Kabupaten Probolinggo sekaligus memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu sentra produksi gula nasional.

Baca Juga:  Kapolres Lamongan Pimpin Langsung Penyekatan di Titik Perbatasan

Sementara itu, Tenaga Ahli Direktorat Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma Kementerian Pertanian RI Baginda Siagian mengatakan program bongkar ratoon dan perluasan areal tebu menjadi salah satu prioritas pemerintah pusat di sektor perkebunan.

“Jawa Timur menjadi salah satu sentra utama produksi gula nasional sehingga peningkatan produktivitas tebu menjadi fokus pemerintah pusat,” kata Baginda.

Ia mengatakan target nasional pengembangan tebu sebagian besar berada di Jawa Timur.

Karena itu, menurut dia, dukungan pemerintah daerah, petani dan industri gula diperlukan agar program berjalan maksimal.

“Kami berharap potensi perluasan areal tebu di Kabupaten Probolinggo bisa terus berkembang. Karena itu dibutuhkan dukungan semua pihak agar program ini berjalan maksimal,” ujarnya. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan
Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata
BLT-DD Desa Kranggan Disalurkan kepada 15 Keluarga Penerima Manfaat
AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera
Hosnan Targetkan AMP Sapudi dan Jalan Beton Raas Mulai 2027
Pesan Wartawan Senior Ibnu Hajar di Forum PWRI Sumenep
Siswi SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong 5 Medali di Kompetisi Nasional
Kejati Jatim Beri Penghargaan Kepada PKN
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:27 WIB

AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera

Rabu, 30 September 2026 - 18:42 WIB

Hosnan Targetkan AMP Sapudi dan Jalan Beton Raas Mulai 2027

Rabu, 30 September 2026 - 17:05 WIB

Pesan Wartawan Senior Ibnu Hajar di Forum PWRI Sumenep

Berita Terbaru

FOTO: Kepala Puskesmas Robatal, Benny Irawan, saat digiring ke Polres Sampang. @by_News9.id

Headline

Kapus Robatal Digiring ke Polres Sampang Usai Penggerebekan

Kamis, 8 Okt 2026 - 20:06 WIB