BeritaPeristiwa

Perahu Nelayan Merah 7 GT Asal Sukajeruk Hilang Jejak di Perairan Masalembu

44
×

Perahu Nelayan Merah 7 GT Asal Sukajeruk Hilang Jejak di Perairan Masalembu

Sebarkan artikel ini
Perahu Nelayan Merah 7 GT Asal Sukajeruk Hilang Jejak di Perairan Masalembu
FOTO: (ilustrasi) Perahu nelayan berwarna merah dengan ukuran sekitar 7 Gross Ton (GT). @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Seorang nelayan asal Desa Sukajeruk, Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, bernama Hermadi (49), dilaporkan hilang kontak saat melakukan aktivitas penangkapan ikan di perairan sekitar Pulau Masalembu pada Jumat (5/6/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sesama nelayan, korban terakhir diketahui berada di laut pada siang hari.

Posisi terakhir diperkirakan berada sekitar empat mil dari bibir pantai Pulau Masalembu.

Perahu Nelayan Merah 7 GT Asal Sukajeruk Hilang Jejak di Perairan Masalembu
Flyer nelayan asal Desa Sukajeruk, Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, bernama Hermadi (49), dilaporkan hilang kontak. @by_News9.id

Salah seorang nelayan bernama Dulpari yang berada di sekitar lokasi kejadian menjelaskan bahwa sebelum hilang kontak, dirinya sempat mengalami patah kemudi pada perahu yang digunakan.

Dalam kondisi tersebut, Dulpari meminta bantuan kepada Hermadi untuk melakukan penderekan.

Namun proses penderekan tersebut tidak jadi dilakukan karena terdapat perahu lain yang lebih dahulu memberikan bantuan kepada Dulpari.

Sebelum berpisah, Dulpari mengaku masih melihat perahu Hermadi membuka layar dan bergerak ke arah selatan.

“Setelah itu saya tidak lagi mengetahui keberadaan Hermadi. Dari kejauhan saya masih melihat perahunya bergerak ke arah selatan dengan layar terbuka,” ujar Dulpari.

Korban diketahui menggunakan perahu nelayan berwarna merah dengan ukuran sekitar 7 Gross Ton (GT).

Hingga berita ini diterbitkan, keberadaan korban maupun perahunya masih belum diketahui.

Menyikapi laporan tersebut, nelayan yang tergabung dalam Rawatan Samudra bersama masyarakat nelayan Masalembu segera melakukan upaya pencarian di sejumlah titik perairan yang diperkirakan menjadi jalur pergerakan perahu korban.

Koordinasi juga telah dilakukan dengan berbagai pihak terkait, di antaranya Radio Pantai Masalembu, Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan dan Syahbandar, anggota Kepolisian Sektor Masalembu, serta Basarnas Surabaya guna memperluas jaringan informasi dan memperkuat upaya pencarian.

Ketua dan anggota Rawatan Samudra mengimbau seluruh nelayan, awak kapal, kapal penumpang, kapal niaga, maupun masyarakat maritim yang melintas di sekitar perairan Masalembu, Laut Jawa, dan wilayah sekitarnya untuk turut membantu memperhatikan keberadaan perahu maupun korban.

Apabila terdapat informasi yang berkaitan dengan keberadaan Hermadi atau ditemukan perahu dengan ciri-ciri sebagaimana dimaksud, masyarakat diminta segera menghubungi keluarga korban, nelayan Rawatan Samudra, atau instansi terkait yang sedang melakukan koordinasi pencarian.

Tim pencarian berharap dukungan seluruh pihak serta doa masyarakat agar korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Kontak Informasi:

Tim Pencarian Nelayan Rawatan Samudra Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep – Sunarto – 0822-6440-5918

Tinggalkan Balasan

2