Comeback Dramatis! Tertinggal 0–2, Tim Putri Arya Wiraraja Unija Lolos ke Final PBVSI Cup

- Editorial Team

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Tim Putri Arya Wiraraja Universitas Wiraraja (Unija). @by_News9.id

FOTO: Tim Putri Arya Wiraraja Universitas Wiraraja (Unija). @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Mental juara ditunjukkan Tim Putri Arya Wiraraja Universitas Wiraraja (Unija) dalam laga semifinal PBVSI Cup I 2026 di Protec Studium, Minggu (9/8/2026).

Sempat tertinggal dua set tanpa balas, tim yang berbasis akademik tersebut secara dramatis membalikkan keadaan dan menaklukkan tim tangguh Taruna Abadi Kecamatan Saronggi dengan skor 3–2.

Kemenangan ini sekaligus mengantarkan Arya Wiraraja Unija melaju ke partai final PBVSI Cup I 2026. Sebuah hasil yang sebelumnya sulit diprediksi setelah Clara Maharaja dan kawan-kawan kehilangan dua set pertama.

Taruna Abadi tampil sangat meyakinkan sejak awal pertandingan.

Mereka mampu menguasai permainan dan membuat Unija harus mengakui keunggulan mereka pada set pertama dan kedua. Kedudukan pun berubah menjadi 2–0 untuk Taruna Abadi.

Dalam posisi tertekan, para pemain muda Unija justru menunjukkan karakter yang selama ini menjadi kekuatan mereka tidak mudah menyerah dan tetap bermain sebagai sebuah tim.

Memasuki set ketiga, permainan Clara dan kawan-kawan berubah. Kepercayaan diri mulai tumbuh, komunikasi antarpemain semakin solid, dan tekanan terhadap pertahanan Taruna Abadi semakin kuat. Unija akhirnya berhasil merebut set ketiga dan memperkecil ketertinggalan menjadi 2–1.

Baca Juga:  Ratusan Warga Padati Jalan Sehat HUT ke-1 Taruna Muda Pamolokan

Momentum tersebut benar-benar dimanfaatkan para pemain Unija. Pada set keempat, mereka tampil semakin percaya diri dan mampu mengendalikan pertandingan. Serangan-serangan lebih efektif, pertahanan semakin rapat, sementara tekanan terhadap lawan terus meningkat.

Set keempat akhirnya berhasil diamankan Unija dengan keunggulan cukup jauh. Kedudukan berubah menjadi 2–2.

Pertandingan pun harus ditentukan melalui set kelima.

Di set penentuan inilah mental para pemain muda Arya Wiraraja Unija benar-benar diuji. Alih-alih kembali tertekan, mereka justru tampil semakin berani dan agresif. Permainan Unija semakin menggila hingga akhirnya mampu menutup set kelima dengan skor telak 15–9.

Comeback dari ketertinggalan 0–2 menjadi kemenangan 3–2 pun memastikan tiket final untuk Arya Wiraraja Unija.

Taruna Abadi sebenarnya bukan lawan sembarangan. Selain memiliki permainan yang solid, mereka juga diperkuat dua pemain bon berkualitas, Caca dan Dea, yang memberikan tambahan kekuatan signifikan bagi tim asal Kecamatan Saronggi tersebut.

Namun, kualitas individu akhirnya harus tunduk pada kekuatan kolektivitas. Para pemain muda Unija menunjukkan bahwa permainan bolavoli bukan hanya tentang siapa yang memiliki pemain paling menonjol, tetapi juga tentang mental, kerja sama, disiplin, dan kemampuan bangkit ketika berada dalam tekanan.

Baca Juga:  Achmad Fauzi dan Transformasi Pulau Giliyang: Dari “Pulau Oksigen” Menuju Destinasi Wisata Berkelanjutan

Keberhasilan ini semakin mempertegas karakter Arya Wiraraja Unija sebagai tim yang dibangun melalui proses pembinaan dan regenerasi.

Tim Putri Arya Wiraraja Unija bukan sekadar tim olahraga yang dibentuk untuk mengejar prestasi. Tim ini lahir dan berproses dari lingkungan Universitas Wiraraja, sebuah kampus yang dikenal sebagai Kampus Cemara, kampusnya para cendekiawan Madura.

Di tengah persaingan olahraga yang sering kali identik dengan perekrutan pemain-pemain berpengalaman dan nama besar, Unija justru menaruh kepercayaan besar kepada talenta-talenta muda yang tumbuh dari daerah.

Salah satu simbolnya adalah Clara Maharaja, pemain yunior yang dipercaya menjadi kapten meskipun usianya masih sangat muda dan harus memimpin rekan-rekannya yang sebagian lebih senior.

Kepercayaan tersebut kini terbayar dengan pencapaian luar biasa. Clara bersama rekan-rekannya bukan hanya mampu membawa Unija ke semifinal, tetapi berhasil melakukan comeback dramatis untuk mengamankan tiket ke final.

Baca Juga:  Pastikan Mutu Tetap Prima di RS Tipe B, Direktur RSUD Sumenep Sidak Layanan

Di balik perjalanan tim tersebut terdapat Dr. Zein sebagai pembina, Habib Rahman, S.Pd. sebagai pelatih, dan Isyanto, M.Pd. sebagai manajer. Mereka membangun tim dengan pendekatan yang menempatkan pembinaan, pendidikan, karakter, dan regenerasi sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari prestasi olahraga.

Kemenangan atas Taruna Abadi menjadi bukti bahwa proses tersebut mulai menemukan hasilnya.

Dari Kampus Cemara, para pemain muda Unija kini tidak hanya belajar di ruang-ruang akademik, tetapi juga belajar tentang keberanian, kepemimpinan, ketangguhan mental, dan arti pantang menyerah di lapangan pertandingan.

Tertinggal 0–2 dan kemudian menang 3–2 bukan sekadar statistik pertandingan. Bagi Arya Wiraraja Unija, comeback tersebut adalah gambaran dari filosofi yang mereka bangun: anak muda harus diberi kesempatan, dibina dengan proses, lalu dipercaya untuk menunjukkan kemampuannya.

Dan Minggu malam itu, Clara dan kawan-kawan membuktikan bahwa kepercayaan tersebut tidak sia-sia.

Arya Wiraraja Unija ke final. Bukan karena bergantung pada satu bintang, tetapi karena tumbuh sebagai sebuah tim. ***

Facebook Comments Box

Penulis : Ifal

Editor : Seno CS

Sumber Berita: https://News9.id

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TTC Lumajang Raih Juara 2 Kejurkab Taekwondo 2026 Lumajang Siswa SDN Tompokersan 03 Terima Medali Emas
Veda Ega Finis ke-11 di Moto3 Jepang, Raih Lima Poin
Spanetsa FC Juara SAF League Vol 1 2026
Timnas Indonesia Tundukkan Singapura 2-0
Madura United Bidik Start Sempurna, Persijap Jepara Jadi Ujian Perdana di Super League
Lomba Dayung Sungai Juklanteng Sampang Meriahkan HUT RI
Paralayang Cup Bupati Madiun 2026 Resmi Dibuka, Watu Bayang Klangon Didorong Jadi Destinasi Sport Tourism
Klub Lumajang Menang Telak Lawan Probolinggo di Ajang Turnamen Sepak Bola PKDI CUP ll 2026
Berita ini 88 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:55 WIB

TTC Lumajang Raih Juara 2 Kejurkab Taekwondo 2026 Lumajang Siswa SDN Tompokersan 03 Terima Medali Emas

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Veda Ega Finis ke-11 di Moto3 Jepang, Raih Lima Poin

Rabu, 30 September 2026 - 09:49 WIB

Spanetsa FC Juara SAF League Vol 1 2026

Minggu, 27 September 2026 - 15:03 WIB

Timnas Indonesia Tundukkan Singapura 2-0

Sabtu, 5 September 2026 - 06:16 WIB

Madura United Bidik Start Sempurna, Persijap Jepara Jadi Ujian Perdana di Super League

Berita Terbaru