Warning: opendir(/home/omah2581/public_html/news9.id/wp-content/mu-plugins): Failed to open directory: Permission denied in /home/omah2581/public_html/news9.id/wp-includes/load.php on line 981
Pencarian Berakhir, Korban Perahu Tenggelam di Pamekasan Ditemukan Tak Bernyawa - News 9
BeritaPeristiwa

Pencarian Berakhir, Korban Perahu Tenggelam di Pamekasan Ditemukan Tak Bernyawa

469
×

Pencarian Berakhir, Korban Perahu Tenggelam di Pamekasan Ditemukan Tak Bernyawa

Sebarkan artikel ini
Foto: Tim SAR Gabungan bersama Polisi akhirnya menemukan Darwin, korban yang sebelumnya dinyatakan hilang dalam insiden tenggelamnya perahu, @by_News9.id
Foto: Tim SAR Gabungan bersama Polisi akhirnya menemukan Darwin, korban yang sebelumnya dinyatakan hilang dalam insiden tenggelamnya perahu, @by_News9.id

PAMEKASAN, News9 – Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Darwin, korban yang sebelumnya dinyatakan hilang dalam insiden tenggelamnya perahu di perairan Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, Senin (6/1/2025).

Kapolres Pamekasan AKBP Jazuli Dani Iriawan melalui Kasihumas AKP Sri Sugiarto menjelaskan, korban ditemukan pada pukul 08.45 WIB dalam kondisi meninggal dunia di koordinat 7°13’57,019″S 113°28’14,79″E.

“Setelah beberapa hari pencarian, akhirnya korban berhasil ditemukan. Namun, sayangnya dalam keadaan tidak bernyawa,” ujar AKP Sri Sugiarto.

Sebelumnya diberitakan, perahu tersebut tenggelam pada Sabtu, 4 Januari 2025.

Dari dua penumpang yang berada di dalamnya, satu berhasil selamat, sedangkan Darwin dinyatakan hilang.

Upaya pencarian telah dilakukan sejak Minggu 5 Januari 2025, namun baru membuahkan hasil pada hari ini.

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Pos SAR Sumenep, BPBD Kabupaten Pamekasan, Polsek Tlanakan, Koramil Tlanakan, Polairud Pamekasan, Tagana Kabupaten Pamekasan, FRPB Pamekasan, dan Syahbandar Tlanakan, dibantu nelayan serta keluarga korban, memulai pencarian sejak pukul 07.30 WIB setelah melakukan briefing dan pembagian tugas pada pukul 07.00 WIB.

“Alhamdulillah, pukul 08.45 WIB korban ditemukan di lokasi yang telah ditentukan. Kami langsung mengevakuasi korban ke Puskesmas Tlanakan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tambahnya.

Setelah pemeriksaan fisik oleh tim medis, keluarga korban memutuskan untuk tidak dilakukan autopsi.

Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Semoga keluarga korban diberikan kekuatan,” tutup Kasihumas. ***

Tinggalkan Balasan

2