Nelayan Hilang di Perairan Raas Ditemukan Meninggal

- Redaksi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Korban yang sempat dilaporkan hilang saat mencari ikan di perairan Desa Kropoh, @by_News9.id

FOTO: Korban yang sempat dilaporkan hilang saat mencari ikan di perairan Desa Kropoh, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Setelah sempat dilaporkan hilang saat mencari ikan di perairan Desa Kropoh, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, seorang nelayan akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Selasa (16/6/2026) petang.

Korban diketahui bernama Amsuri (55), warga Dusun Kropoh RT 01/RW 01, Desa Kropoh, Kecamatan Raas.

Jasad korban ditemukan sekitar pukul 17.30 WIB di perairan utara Pelabuhan Rakyat Desa Kropoh, sekitar 500 meter dari garis pantai.

Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melalui Kasat Polairud Polres Sumenep AKP Moch. Rofiq, S.H., menjelaskan penemuan korban berawal saat dua warga setempat, Asari dan Mahmudin, berangkat melaut untuk mencari ikan dengan cara nyolo menggunakan perahu dayung.

Baca Juga:  75 Ditangkap, Tapi Langit Belum Hujan Batu

Saat berada di tengah laut, keduanya melihat sesosok mayat dalam posisi telungkup yang tersangkut di batu karang. Karena merasa curiga, mereka kemudian mendekati dan memeriksa jasad tersebut.

“Setelah didekati dan diperiksa, saksi mengenali mayat tersebut sebagai Amsuri yang sebelumnya dilaporkan hilang saat memancing di laut,” ujar AKP Moch. Rofiq.

Mengetahui hal tersebut, Asari memilih tetap berada di lokasi untuk menjaga jasad korban agar tidak hanyut terbawa arus laut.

Sementara Mahmudin segera kembali ke daratan untuk mengabarkan penemuan tersebut kepada keluarga korban dan warga sekitar.

Sekitar pukul 18.00 WIB, keluarga korban bersama sejumlah warga mendatangi lokasi dan melakukan evakuasi jasad ke tepi pantai.

Baca Juga:  PT Garam Klarifikasi Soal Spanduk Larangan Bongkar Muat

Informasi penemuan itu kemudian diteruskan kepada Kepala Desa Kropoh, H. Rahmawi, yang selanjutnya menghubungi Polsek Raas.

Tidak berselang lama, personel Polsek Raas bersama anggota Koramil Raas, staf Kecamatan Raas, tenaga kesehatan dari Puskesmas Raas, dan warga setempat tiba di lokasi guna membantu proses evakuasi serta penanganan korban.

Setelah dievakuasi, jasad Amsuri dibawa ke rumah duka di Dusun Kropoh untuk disemayamkan dan dimakamkan.

Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menyatakan menolak dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan resmi.

Baca Juga:  Kadisdik Sumenep Minta Sekolah Cek Ketat Menu MBG

Dalam penanganan kejadian tersebut, petugas telah melakukan sejumlah langkah, mulai dari mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), berkoordinasi dengan pemerintah desa, meminta keterangan para saksi, membantu proses evakuasi, hingga melaporkan perkembangan kejadian kepada pimpinan.

Seluruh rangkaian kegiatan evakuasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Kasat Polairud Polres Sumenep mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan, untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di laut guna menghindari kecelakaan maupun musibah serupa.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Pastikan kondisi cuaca mendukung sebelum melaut dan gunakan perlengkapan keselamatan yang memadai,” pungkasnya. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Petugas saat melakukan olah TKP, memadamkan api, mengevakuasi korban, @by_News9.id

PERISTIWA

Motor Pembawa BBM Meledak Usai Tabrakan di Palengaan

Rabu, 5 Agu 2026 - 07:44 WIB