BeritaPemerintahan

DPRD Sumenep Desak Operator Kapal Sediakan Ruang Khusus Pemulangan Jenazah

307
×

DPRD Sumenep Desak Operator Kapal Sediakan Ruang Khusus Pemulangan Jenazah

Sebarkan artikel ini
Foto: (Istimewa) Wakil Ketua Komisi III DPRD Sumenep, Wahyudi. @by_News9.id
Foto: (Istimewa) Wakil Ketua Komisi III DPRD Sumenep, Wahyudi. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Komisi III DPRD Sumenep akan mengirim surat kepada operator pelayaran yang beroperasi di wilayah Kota Keris.

Mereka meminta penyediaan tempat khusus untuk pemulangan jenazah warga kepulauan agar lebih layak dan terjangkau.

Wakil Ketua Komisi III, Wahyudi, mengungkapkan bahwa surat tersebut telah disiapkan dan dijadwalkan dikirim pada Jumat mendatang.

“Suratnya sudah kami siapkan. Insya Allah, hari Jumat akan kami kirim ke pihak operator,” ujarnya, Rabu (26/2/2025).

Menurut Wahyudi, permintaan tersebut berangkat dari kondisi sulit yang selama ini dialami warga kepulauan.

Transportasi jenazah masih sangat terbatas, bahkan sering kali menggunakan perahu kecil dengan biaya yang sangat mahal.

“Keluarga duka harus mengeluarkan biaya tinggi, sekitar Rp7 juta hingga Rp8 juta per peti jenazah,” ungkapnya.

Ia berharap, jika permintaan itu dikabulkan oleh pihak operator kapal, maka biaya bisa ditekan sehingga tidak terlalu membebani keluarga duka.

Selain itu, layanan tersebut juga akan mempercepat proses pemulangan jenazah, sehingga keluarga bisa segera melaksanakan pemakaman.

“Menggunakan perahu tradisional sering kali memperlambat proses pemulangan. Keluarga butuh kepastian dan layanan yang lebih cepat agar jenazah bisa segera dimakamkan,” tambahnya.

Surat permohonan tersebut akan dikirim ke beberapa operator pelayaran, termasuk PT Pelayaran Sakti Inti Makmur yang mengoperasikan KM Express Bahari.

“Kami mengusulkan rute Kalianget – Kangean dengan jadwal yang disesuaikan,” jelas Wahyudi.

Politisi PDI-P itu juga berharap permintaan tersebut dapat diterima dan direalisasikan demi kepentingan masyarakat kepulauan.

“Kami berharap pihak operator dapat memahami kondisi warga dan bersedia menyediakan layanan ini demi kemanusiaan,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

2