BeritaPeristiwa

Proyek Drainase di Desa Daandung Diduga Asal-Asalan

385
×

Proyek Drainase di Desa Daandung Diduga Asal-Asalan

Sebarkan artikel ini
Foto: Proyek pembangunan saluran air (drainase) di Desa Daadung, yang syarat asal jadi. @by_News9.id
Foto: Proyek pembangunan saluran air (drainase) di Desa Daadung, yang syarat asal jadi. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Proyek pembangunan saluran air (drainase) di Desa Daadung, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, Madura, menjadi sorotan publik.

Pengerjaan drainase yang dibiayai melalui program P3TGAI tahun anggaran 2024 itu diduga dikerjakan asal-asalan dan tidak sesuai spesifikasi teknis (spek).

MK (inisial), salah satu warga setempat, mengungkapkan kekecewaannya terhadap Pemerintah Desa (Pemdes) Daadung yang dinilai lebih mementingkan kepentingan pribadi ketimbang kepentingan masyarakat.

“Pelaksanaan kegiatan drainase di Dusun Polai Tenggi tersebut tidak berkualitas, dan diduga asal dikerjakan,” ujarnya kepada News9.id, Jumat (21/3/2025).

Menurut MK, sejak awal proses pembangunan sudah terlihat kejanggalan.

Ia menilai pengerjaan pondasi serta pemasangan batu dalam proyek tersebut tidak sesuai standar.

“Sejauh kami memantau, selama pelaksanaannya sudah terlihat tidak beres. Mulai dari pondasi hingga pemasangan batunya sangat mencurigakan bagi kami,” terangnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Rahman selaku operator desa yang merangkap ketua kelompok proyek belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp terkait pelaksanaan P3TGAI tahun anggaran 2024.

Sementara itu, proyek tersebut diharapkan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat setempat, namun dugaan pelaksanaan yang tidak sesuai spesifikasi menimbulkan kekecewaan di kalangan warga.

“Kami berharap pihak terkait segera turun tangan untuk mengawasi dan mengevaluasi proyek tersebut,” pungkas MK. ***

Tinggalkan Balasan

>