For-Apokpak Minta Transparansi Pokir DPRD Sampang: Tunggu SK Bupati & Pansus

- Editorial Team

Rabu, 21 Mei 2025 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Flyer pelaksanaan program Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Sampang Tahun Anggaran 2025. @by_News9.id

Flyer pelaksanaan program Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Sampang Tahun Anggaran 2025. @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Forum Aspirasi Pokok Pikiran Rakyat (For-Apokpak) menyatakan komitmennya untuk terus mengawal pelaksanaan program Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Sampang Tahun Anggaran 2025.

Namun, pengawalan itu belum dapat dilaksanakan secara optimal karena hingga saat ini, mereka masih menunggu terbitnya Surat Keputusan (SK) terbaru dari Bupati Sampang terkait penetapan ruas jalan kabupaten.

Kegiatan Pokir yang merupakan bagian dari perencanaan pembangunan daerah tahun 2024, menurut For-Apokpak, mesti dilaksanakan secara transparan, akuntabel, serta sesuai dengan aturan yang berlaku.

Hal ini disampaikan dalam pertemuan internal For-Apokpak yang dihadiri tujuh perwakilan lembaga dan empat aktivis independen di Kecamatan Camplong pada Selasa (20/5/25).

“Kami sudah mengantongi referensi regulatif berupa SK Bupati Sampang Nomor 188.45/378/KEP/434.012/2019 dan SK Nomor 188.45/457.1/KEP/434.013/2023. Tapi kini ada informasi akan ada penambahan ruas jalan melalui SK baru. Maka kami perlu menunggu agar pengawasan berjalan di atas dasar hukum yang sah,” kata Parman Sugali, Ketua Presidium For-Apokpak.

Sugali menjelaskan bahwa Pokir DPRD adalah kanal penyaluran aspirasi publik yang dihimpun melalui anggota legislatif untuk kemudian diperjuangkan dalam penyusunan APBD.

Baca Juga:  Kapolsek Ngimbang bersama Dinas PUBM Tindak Cepat Aduan Warga, Perbaiki Jembatan Rusak di Jalan Ngimbang–Bluluk

Dalam konteks itu, ia menekankan pentingnya partisipasi masyarakat serta perlunya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa.

Namun di sisi lain, For-Apokpak juga mengkritisi kemungkinan adanya praktik yang tidak sesuai prosedur.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Pulihkan Rumah Warga Sapudi, Tahap Kedua Segera Digulirkan

Sebagai bentuk pengawasan sipil, forum tersebut menggulirkan wacana pembentukan Panitia Khusus (Pansus) internal untuk menelaah pelaksanaan Pokir tahun 2024.

“Pansus internal ini bukan untuk mencari sensasi. Tapi sebagai sarana masyarakat untuk memastikan bahwa program Pokir benar-benar berbasis kebutuhan rakyat, bukan sekadar titipan kepentingan,” tegas Sugali.

Meski mengakui rencana tersebut berpotensi memicu kontroversi, Sugali berpendapat bahwa keterlibatan masyarakat dalam fungsi kontrol adalah bagian penting dari demokrasi yang sehat.

Ia juga menambahkan bahwa dana Pokir bersumber dari APBD, yang hakikatnya adalah uang rakyat.

“Kalau Pansus DPRD berjalan melalui mekanisme kelembagaan dan konstitusi, maka Pansus internal ini lahir dari kesadaran sipil yang ingin memastikan keterlibatan publik tidak hanya simbolik, tapi juga substansial,” ujarnya.

Dalam investigasi awal, For-Apokpak menyebut telah menemukan indikasi pelanggaran administratif di salah satu desa di Kecamatan Tambelangan.

Baca Juga:  Kapolres Lamongan Hadiri Pengukuhan Hafidz dan Hafidzah GLMTQ Tahun 2025

Proyek Pokir yang dijalankan di wilayah tersebut diduga tidak sesuai dengan penetapan SK Bupati yang berlaku saat itu.

For-Apokpak berkomitmen, bila ditemukan pelanggaran, mereka akan mengeluarkan rekomendasi kepada pemangku kebijakan atau menempuh jalur hukum jika diperlukan. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera
Hosnan Targetkan AMP Sapudi dan Jalan Beton Raas Mulai 2027
Pesan Wartawan Senior Ibnu Hajar di Forum PWRI Sumenep
Siswi SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong 5 Medali di Kompetisi Nasional
Kejati Jatim Beri Penghargaan Kepada PKN
Bahana Bersahaja Hadir di Desa Bener, Pelayanan Publik Didekatkan kepada Masyarakat
IWB Dorong Evaluasi Sound Horeg, Usulkan Pawai Kemerdekaan Kembali Berbasis Budaya Lokal
Musda XI RAPI Jawa Timur Digelar di Tretes, Aep Saepudin JZ13JVX Terpilih sebagai Ketua Daerah
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:27 WIB

AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera

Rabu, 30 September 2026 - 18:42 WIB

Hosnan Targetkan AMP Sapudi dan Jalan Beton Raas Mulai 2027

Rabu, 30 September 2026 - 17:05 WIB

Pesan Wartawan Senior Ibnu Hajar di Forum PWRI Sumenep

Rabu, 23 September 2026 - 11:02 WIB

Siswi SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong 5 Medali di Kompetisi Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 09:37 WIB

Kejati Jatim Beri Penghargaan Kepada PKN

Berita Terbaru

FOTO: Fauzi As. @by_News9.id

OPINI

Surat AI pada Presiden dan Menhan

Kamis, 1 Okt 2026 - 14:50 WIB

FOTO: Anggota PWRI Sumenep mengikuti agenda Cator Jurnalistik. @by_News9.d

DAERAH

Pesan Wartawan Senior Ibnu Hajar di Forum PWRI Sumenep

Rabu, 30 Sep 2026 - 17:05 WIB