BeritaKesehatan

RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Raih Penghargaan Bintang Tiga

316
×

RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Raih Penghargaan Bintang Tiga

Sebarkan artikel ini
FOTO: Direktur RSUD dr. Moh. Anwar, Dr. Erliyati, M.Kes., (dua dari kiri) bersama Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., (dua dari kanan) saat menerima penghargaan. @by_News9.id
FOTO: Direktur RSUD dr. Moh. Anwar, Dr. Erliyati, M.Kes., (dua dari kiri) bersama Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., (dua dari kanan) saat menerima penghargaan. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan semakin nyata.

Terbukti, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Bintang Tiga dari BPJS Kesehatan Republik Indonesia.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Dr. Ir. Edwin Aristiawan, M.M., CPM-A., CCGO., QRGP., CCCO., saat melakukan kunjungan kerja ke RSUD dr. Moh. Anwar, Jumat (11/7/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Dr. Edwin bersama jajaran diterima hangat oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., didampingi jajaran manajemen RSUD dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep.

Kehadiran pejabat tinggi BPJS Kesehatan itu sekaligus menjadi momentum percepatan digitalisasi layanan kesehatan di ujung timur Madura tersebut.

Dr. Edwin Aristiawan menegaskan, transformasi digital adalah keniscayaan untuk menciptakan pelayanan kesehatan yang efisien, cepat, mudah diakses, dan setara bagi seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Kami terus mendorong peningkatan mutu layanan JKN melalui digitalisasi. Ini memberi manfaat nyata, salah satunya efisiensi waktu dan kemudahan akses layanan,” tegas Edwin.

Sementara itu, Direktur RSUD dr. Moh. Anwar, Dr. Erliyati, M.Kes., mengungkapkan transformasi digital di RSUD Moh. Anwar telah digencarkan sejak Desember 2024.

Inovasi digital tersebut kini mencakup seluruh layanan poliklinik.

“Tagline Bismillah Melayani menjadi prinsip kami. Kami ingin masyarakat merasakan kemudahan tanpa harus repot antre panjang,” tutur Dr. Erliyati.

Aplikasi Mobile JKN, sambungnya, memungkinkan pasien mendaftar antrean secara online, mengecek jadwal dokter, hingga mengakses berbagai layanan hanya melalui gawai.

Rumah sakit juga menyiapkan petugas khusus di ruang pendaftaran untuk membantu pasien yang belum terbiasa menggunakan layanan digital.

“Selain itu, kami juga membuka jalur konsultasi dan bantuan teknis lewat nomor kontak resmi. Semuanya demi memberikan layanan yang lebih manusiawi, cepat, dan tertib,” imbuhnya.

Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo mengapresiasi dukungan BPJS Kesehatan terhadap pengembangan fasilitas dan integrasi layanan digital di RSUD Moh. Anwar.

“Kehadiran Direktur TI BPJS Kesehatan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah. Mutu layanan kesehatan adalah salah satu prioritas pembangunan daerah,” tegas Bupati Fauzi.

Transformasi digital tidak hanya mendongkrak efisiensi, tetapi juga mengurangi kepadatan di rumah sakit.

Pasien dapat mempersingkat waktu tunggu, sesuai protokol pelayanan kesehatan modern.

RSUD dr. Moh. Anwar pun kini diakui sebagai salah satu rumah sakit daerah terbaik di Jawa Timur dalam transformasi digital layanan JKN.

Ke depan, pihak rumah sakit bertekad terus mengembangkan sistem layanan digital agar manfaatnya menjangkau lebih luas ke seluruh lapisan masyarakat. ***

Tinggalkan Balasan

>