Warning: opendir(/home/omah2581/public_html/news9.id/wp-content/mu-plugins): Failed to open directory: Permission denied in /home/omah2581/public_html/news9.id/wp-includes/load.php on line 981
Seorang Pemuda Talango Tewas Terseret Arus Saat Mandi di Pantai - News 9
BeritaPeristiwa

Seorang Pemuda Talango Tewas Terseret Arus Saat Mandi di Pantai

371
×

Seorang Pemuda Talango Tewas Terseret Arus Saat Mandi di Pantai

Sebarkan artikel ini
FOTO: Moh. Kholiq korban yang terseret arus laut ketika mandi di sebuah sumber air di pesisir Pantai. @by_News9.id
FOTO: Moh. Kholiq korban yang terseret arus laut ketika mandi di sebuah sumber air di pesisir Pantai. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Nasib nahas menimpa Moh Kholiq (25), warga Dusun Jati Deje, Desa Padike, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep.

Ia ditemukan meninggal dunia usai terseret arus laut ketika mandi di sebuah sumber air di pesisir Pantai Dusun Pasar Daya, Desa Talango, Minggu (20/7/2025) pagi.

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 05.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban berangkat dari rumah bersama sepupunya, Dolip (24), dengan mengendarai sepeda motor menuju lokasi sumber air.

Keduanya tiba di lokasi sekitar pukul 06.00 WIB dan langsung berniat mandi.

Dolip sempat melarang korban untuk mandi karena kondisi air laut sedang pasang.

Namun, Moh Kholiq tetap bersikeras untuk masuk ke dalam air.

Tak berselang lama, korban sempat muncul ke permukaan dan berteriak meminta tolong sambil menjulurkan tangan ke arah Dolip.

Dolip berusaha menolong dan sempat memegang tangan korban. Namun, usahanya sia-sia karena ia tidak kuat menarik Moh Kholiq yang sudah terbawa arus.

Bahkan Dolip ikut terjatuh ke air dan berpegangan pada batu di sekitar lokasi.

Melihat sepupunya terseret arus, Dolip segera berteriak meminta bantuan warga sekitar.

Setelah dilakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Jenazah Moh Kholiq dievakuasi ke rumah duka menggunakan ambulans Puskesmas Talango oleh Aipda As’ari bersama warga setempat.

Sementaravitu, pihak keluarga korban telah menerima peristiwa itu sebagai musibah dan menyatakan tidak akan melakukan penuntutan kepada pihak manapun, karena kejadian tersebut murni kecelakaan. ***

Tinggalkan Balasan