Catatan Lucu di Piring, Warna Cerita Dapur Gembira

- Editorial Team

Rabu, 13 Agustus 2025 - 08:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Pemilik Dapur Yayasan Gembira, Toga, forkopimcam di desa Sogiyen. Selasa (13/8). @by_News9.id

FOTO: Pemilik Dapur Yayasan Gembira, Toga, forkopimcam di desa Sogiyen. Selasa (13/8). @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Sebuah pengalaman unik mewarnai aktivitas Dapur Yayasan Generasi Masyarakat Bijak dan Sejahtera (Gembira) di Desa Sogiyan, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Dapur yang dikelola oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini kerap menemukan pesan-pesan lucu yang ditinggalkan di piring makan.

Pemilik Dapur Gembira, Moh Nurul Umam Alatas, menceritakan melalui Fungsionaris Yayasan, Holik Mawardi, bahwa beberapa anak penerima manfaat MBG kerap menulis pesan iseng di food tray stainless yang mereka gunakan.

“Menu sekarang enak, besok mohon lauknya ayam geprek dan aneka sosis,” ucapnya sambil tertawa, mengingat salah satu pesan yang ditemukan.

Holik, yang juga mantan Kepala Desa Napo Daya, menjelaskan bahwa dapur ini mulai berproses sejak Februari 2025 dan resmi diluncurkan pada (4/8).

Baca Juga:  Pansus DPRD Sumenep Soroti Ketimpangan Pembangunan 2025, Kepulauan Jadi Catatan Kritis

MBG sendiri menyasar sekolah dasar di Desa Sogiyan, Napo Daya, Napo Laok, Pondok Pesantren Darul Ulum di Desa Sogiyan, serta Desa Astapah.

Dapur Gembira mengoperasikan empat armada dengan dukungan 47 pekerja non-administratif, ditambah tiga personel inti yang terdiri dari Ketua SPPG, akuntan, dan ahli gizi.

Baca Juga:  Rokok Tanpa Cukai Bebas Masuk Sapeken, Najemi, Fajar, dan Obit Diduga Dalang Utama

Distribusi makanan berlangsung setiap Senin hingga Jumat, dimulai pukul 06.30 WIB untuk persiapan, dan pukul 07.00 WIB armada mulai bergerak ke lokasi sasaran.

Meski berjalan lancar, Holik mengakui ada tantangan berupa kondisi jalan yang rusak, terutama di poros Sogiyan–Astapah.

“Kami berharap pemerintah segera memperbaiki akses jalan, agar distribusi makanan lebih lancar dan tepat waktu,” ujarnya.

Cerita kecil yang datang dari piring anak-anak ini menjadi pengingat bahwa di balik program serius seperti pemenuhan gizi, terselip interaksi hangat dan tawa yang menyemangati para relawan untuk terus bekerja. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera
Hosnan Targetkan AMP Sapudi dan Jalan Beton Raas Mulai 2027
Pesan Wartawan Senior Ibnu Hajar di Forum PWRI Sumenep
Siswi SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong 5 Medali di Kompetisi Nasional
Kejati Jatim Beri Penghargaan Kepada PKN
Bahana Bersahaja Hadir di Desa Bener, Pelayanan Publik Didekatkan kepada Masyarakat
IWB Dorong Evaluasi Sound Horeg, Usulkan Pawai Kemerdekaan Kembali Berbasis Budaya Lokal
Musda XI RAPI Jawa Timur Digelar di Tretes, Aep Saepudin JZ13JVX Terpilih sebagai Ketua Daerah
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:27 WIB

AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera

Rabu, 30 September 2026 - 18:42 WIB

Hosnan Targetkan AMP Sapudi dan Jalan Beton Raas Mulai 2027

Rabu, 30 September 2026 - 17:05 WIB

Pesan Wartawan Senior Ibnu Hajar di Forum PWRI Sumenep

Rabu, 23 September 2026 - 11:02 WIB

Siswi SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong 5 Medali di Kompetisi Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 09:37 WIB

Kejati Jatim Beri Penghargaan Kepada PKN

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). @by_News9.id

Headline

Waspada Influenza A, Kasus ISPA di Sumenep Tembus 1.970

Minggu, 4 Okt 2026 - 15:43 WIB

FOTO: Veda Ega Pratama finis posisi 11 di Moto3 Jepang 2026 setelah memulai balapan dari urutan 18. @by_News9.id

OLAHRAGA

Veda Ega Finis ke-11 di Moto3 Jepang, Raih Lima Poin

Minggu, 4 Okt 2026 - 12:07 WIB